Banjarnegara Dukung KKS 2026, Kolaborasi 4 Daerah Dorong UMKM Go Digital dan Tembus Pasar Global
- Pemkab Banjarnegara
Banjarnegara, VIVA Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menegaskan komitmennya dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pengembangan UMKM dan percepatan transformasi digital.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, pada pembukaan Karya Kreatif Serayu (KKS) dan Banyumas Digifest 2026 di Menara Teratai Purwokerto, Sabtu (20/6/2026).
Kehadiran Bupati Amalia menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi empat kabupaten di wilayah Banyumas Raya dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat, sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di era digital.
Dalam sambutannya, Amalia mengapresiasi penyelenggaraan agenda tahunan yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana strategis untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mendorong UMKM agar semakin berkembang, adaptif terhadap teknologi, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Melalui berbagai rangkaian kegiatan yang digelar diharapkan mampu mendorong penguatan UMKM, pariwisata, digitalisasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang tangguh,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat Banjarnegara dan wilayah Banyumas Raya untuk turut menyukseskan penyelenggaraan KKS dan Banyumas Digifest 2026 dengan mendukung produk-produk lokal.
“Mari bersama-sama hadir dan meriahkan Karya Kreatif Serayu dan Banyumas Digifest 2026. Bangga menggunakan produk lokal, bangga menjadi bagian dari kemajuan perekonomian Indonesia,” tuturnya.
Pembukaan KKS dan Banyumas Digifest 2026 turut dihadiri sejumlah kepala daerah di kawasan Banyumas Raya, di antaranya Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Bank Indonesia.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menilai tema tahun ini, "Penguatan Sinergi dan Digitalisasi Untuk Mengakselerasi UMKM Banyumas Raya yang Tangguh, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan", relevan dengan tantangan ekonomi saat ini.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital kini menjadi kebutuhan utama dalam meningkatkan kualitas layanan publik maupun aktivitas ekonomi.
“Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk mewujudkan tata kelola yang lebih efisien, transparan dan akuntabel. Digitalisasi juga diharapkan mampu memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing pelaku usaha di Banyumas Raya,” terangnya.
Ia menambahkan, UMKM masih menjadi sektor utama penopang ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas terus menjalankan berbagai program pendampingan agar pelaku usaha mampu berkembang dan naik kelas.