Suhu Dieng Minus 6 Derajat! Embun Upas Jadi Daya Tarik Wisata Banjarnegara, Kunjungan Melonjak Tajam

Embun upas di Dieng kembali menjadi magnet wisata Banjarnegara
Sumber :
  • ANTARA/HO-UPTD Dieng

Banjarnegara, VIVA Banyumas – Banjarnegara kembali menjadi sorotan setelah Embun Upas muncul di Dieng, mendorong peningkatan Wisata Dieng selama Libur Sekolah dan diperkirakan semakin ramai menjelang Dieng Culture Festival 2026

img_title 06 Ribu Penumpang Padati Kereta Api Selama Libur Sekolah, Banyumas Jadi Salah Satu Titik Tersibuk di Daop 5 Purwokerto

Fenomena embun upas kembali menyelimuti Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kemunculan embun es yang menjadi ciri khas musim kemarau itu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, terutama karena bertepatan dengan masa liburan sekolah.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Banjarnegara menilai fenomena alam tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Dieng dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinparbud Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, mengatakan embun upas merupakan fenomena alam yang rutin terjadi di kawasan Dieng, khususnya di Kompleks Candi Arjuna, setiap musim kemarau.

img_title 2.168 Warga Belajar di Banjarnegara Terima Ijazah Paket A, B, dan C, Pemkab Bidik Kenaikan IPM dan Kualitas SDM

Fenomena itu umumnya muncul pada Juli hingga Agustus ketika suhu udara dini hari turun hingga di bawah titik beku.

"Ini merupakan fenomena alam yang memang terjadi. Biar masyarakat tahu dan wisatawan juga banyak hadir ke sana untuk menikmati suasana ini," katanya di Banjarnegara, Kamis.

Berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, suhu udara di kawasan Dieng dapat mencapai minus 1 derajat Celsius hingga minus 2 derajat Celsius.

Dalam kondisi tertentu, suhu bahkan dapat turun lebih rendah sehingga memicu terbentuknya lapisan kristal es di permukaan rumput dan tanaman.

Menurut Tursiman, kemunculan embun upas telah menjadi daya tarik wisata musiman yang selalu dinantikan pengunjung, terutama saat musim kemarau yang bertepatan dengan libur sekolah.

img_title Banjarnegara Siaga Kekeringan 2026, Bupati Siapkan Sumur Bor hingga Embung untuk Solusi Jangka Panjang

Karena itu, pemerintah daerah terus mempromosikan fenomena tersebut agar semakin banyak wisatawan datang ke Dieng, dengan tetap mengedepankan keselamatan pengunjung serta menjaga kelestarian kawasan wisata.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelembagaan, Sumber Daya Manusia, dan Pemasaran Dinparbud Banjarnegara, Eko Sri Wurjani Juniasih, mengatakan kemunculan embun upas tahun ini memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di Banjarnegara.

"Alhamdulillah ini bertepatan dengan liburan sekolah. Kunjungan sangat signifikan naiknya karena terkait isu embun upas.

Banyak wisatawan yang tertarik karena fenomena alam ini memang jarang terjadi, sehingga mereka beramai-ramai datang ke Dieng, banyak juga yang berwisata bersama keluarga," katanya.

Menurut Eko, selama musim kemarau 2026 embun upas telah muncul sekitar enam hingga tujuh kali.

Halaman Selanjutnya
img_title