2.168 Warga Belajar di Banjarnegara Terima Ijazah Paket A, B, dan C, Pemkab Bidik Kenaikan IPM dan Kualitas SDM
- Pemkab Banjarnegara
Banjarnegara, VIVA Banyumas – Banjarnegara terus memperkuat Pendidikan Kesetaraan melalui penyerahan Ijazah Paket A B C kepada ribuan Warga Belajar, sebagai upaya Dindikpora Banjarnegara untuk meningkatkan IPM Banjarnegara.
Sebanyak 2.168 warga belajar Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C resmi menerima ijazah dalam acara Penyerahan Ijazah Pendidikan Kesetaraan Kabupaten Banjarnegara yang digelar di Surya Yudha Hotel Banjarnegara, Rabu (8/7/2026).
Penyerahan ijazah dilakukan secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana kepada perwakilan warga belajar. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal.
Bupati Amalia Desiana mengatakan, keberhasilan ribuan warga belajar menyelesaikan pendidikan kesetaraan merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dengan berbagai pihak, mulai dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, pondok pesantren, hingga elemen masyarakat lainnya.
Menurutnya, pendidikan kesetaraan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi sekolah sekaligus memperbaiki kualitas sumber daya manusia di Banjarnegara.
“Ini adalah salah satu upaya kerja sama Pemkab dengan seluruh elemen untuk meningkatkan partisipasi sekolah. Dengan 2.168 warga belajar yang lulus hari ini, kami berharap dapat mendongkrak nilai IPM sekaligus meningkatkan kualitas SDM di Banjarnegara,” harap Bupati.
Ia menjelaskan, ijazah pendidikan kesetaraan telah diakui oleh pemerintah sehingga memiliki nilai yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun sebagai syarat dalam dunia kerja.
Selain memperkuat pendidikan nonformal, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara juga terus memperluas akses pendidikan tinggi.
Salah satunya melalui kerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) serta penjajakan kemitraan dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan pendidikan yang lebih mudah dijangkau.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, SH., MSi, mengungkapkan bahwa dari total 2.168 lulusan, sebanyak 1.026 warga belajar berusia di bawah 25 tahun, sedangkan 1.144 lainnya berusia di atas 25 tahun.
Menurut Agung, capaian tersebut diharapkan mampu meningkatkan rata-rata lama sekolah di Banjarnegara yang saat ini masih berada pada angka 7,10 tahun.
“Insyaallah capaian ini bisa mendongkrak rata-rata lama sekolah. Kami juga berkoordinasi dengan BPS agar data tersebut menjadi salah satu indikator peningkatan IPM Kabupaten Banjarnegara,” kata Agung.
Ia menambahkan, seluruh pelaksanaan penyerahan ijazah tahun ini dibiayai secara swadaya oleh PKBM dan SKB sebagai bentuk semangat gotong royong dalam memajukan pendidikan nonformal di Banjarnegara.
Sebagian lulusan juga merupakan peserta Program Ternak Panda 5 atau Mengantar Anak Lulus Sekolah Dapat Ijazah SMA, yang dikembangkan oleh Bidang PAUD dan Dikmas Dindikpora sebagai salah satu inovasi untuk meningkatkan angka kelulusan pendidikan kesetaraan.