Musda Golkar Wonosobo Dinyatakan Sah, Imam Teguh Resmi Terpilih Jadi Ketua DPD Secara Aklamasi
- VIVA Banyumas
VIVA Banyumas –Musda Golkar Wonosobo menetapkan Imam Teguh sebagai Ketua DPD Golkar Wonosobo setelah proses yang dinyatakan sesuai AD/ART Partai Golkar, sehingga memperkuat konsolidasi Partai Golkar di Wonosobo.
Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Wonosobo dipastikan berlangsung sesuai dengan ketentuan organisasi. Forum yang digelar di Hotel Horison Semarang pada Sabtu (25/7/2026) tersebut menetapkan Imam Teguh sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Wonosobo secara definitif melalui mekanisme aklamasi.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Partai Golkar Wonosobo, Rudi Suharyadi, menegaskan bahwa seluruh tahapan penyelenggaraan telah memenuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar. Mulai dari proses pendaftaran, verifikasi administrasi hingga penetapan calon disebut telah dilaksanakan sesuai prosedur.
"Dipilihnya Pak Imam sebagai ketua definitif itu memang sudah sesuai AD/ART. Sudah menurut kami sesuai proses dan jalurnya, seperti itu. Urutan dari pendaftaran sampai syarat-syaratnya semuanya sudah memenuhi persyaratan," tegas Rudi Suharyadi.
Menurut Rudi, keabsahan Musda XI Partai Golkar Wonosobo juga diperkuat dengan kehadiran dan kepemimpinan langsung dari utusan resmi DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah yang membawa surat mandat.
Sementara itu, hasil Musda nantinya akan dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) resmi yang diterbitkan oleh DPD Partai Golkar Jawa Tengah.
Ia menjelaskan, forum Musda diikuti oleh seluruh pemilik hak suara penuh yang berjumlah 20 orang. Mereka terdiri atas unsur DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah, DPD Partai Golkar Kabupaten Wonosobo, Dewan Pertimbangan, Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Kecamatan (PK), serta organisasi masyarakat pendiri, organisasi yang didirikan, dan organisasi sayap Partai Golkar.
"Penyelenggaranya DPD I. Panitianya dari sini, untuk pelaksanaan ada di sana. Ada 20 pemilik suara penuh yang terdiri dari DPD Golkar Provinsi, DPD Golkar Kabupaten, Dewan Pertimbangan, unsur Plt Pimpinan Kecamatan (PK), serta Ormas yang mendirikan dan didirikan termasuk organisasi sayap. Pemilik suara penuh hadir semua," ujarnya.
Rudi menambahkan, seluruh Plt PK dari setiap kecamatan turut menggunakan hak suaranya dalam forum tersebut.