Hujan 3 Jam Tanpa Henti, Tebing Setinggi 15 Meter Ambruk Tutup Jalan Derongisor Wonosobo

Longsor tutup total akses Jalan Derongisor Wonosobo
Sumber :
  • BPBD Wonosobo

Hujan deras selama tiga jam memicu longsor besar di Jalan Derongisor, Mojotengah, Wonosobo. BPBD turun tangan, bersihkan material, dan imbau warga waspada longsor susulan

img_title Aksi Perampokan Bersenpi Sasaran SPBU Selokromo Wonosobo: Dua Karyawan Disekap dan Uang Ratusan Juta Raib

Viva, Banyumas - Akses jalan kabupaten di Desa Derongisor, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo terputus total akibat bencana tanah longsor pada Selasa (28/10/2025) sekitar pukul 18.15 WIB.

Hujan deras yang mengguyur selama tiga jam berturut-turut membuat struktur tanah pada tebing di sisi jalan menjadi labil hingga akhirnya ambruk. Material longsor berupa tanah bercampur rumpun bambu menutup seluruh badan jalan sepanjang 12 meter dengan tinggi sekitar 7 meter.

img_title Motif Cemburu, Pemuda di Wonosobo Ditangkap Polisi Usai Sebar Video Mantan Pacar ke Media Sosial

Akibatnya, jalur penghubung antardesa itu tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Sumekti Hendro Kustanto, menyampaikan bahwa lokasi longsor berada di Jalan Derongisor, wilayah Mojotengah.

img_title Musda Golkar Wonosobo Dinyatakan Sah, Imam Teguh Resmi Terpilih Jadi Ketua DPD Secara Aklamasi

“Curah hujan tinggi menjadi pemicu utama longsor. Tim langsung bergerak begitu laporan kami terima,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/10/2025) yang dikutip dari BPBD Wonosobo.

BPBD mencatat koordinat kejadian berada di -7.305710, 109.884532, daerah dengan kontur tebing curam yang memang rawan longsor. Warga yang hendak melintas terpaksa memutar arah karena tidak ada jalur alternatif yang aman untuk dilalui kendaraan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah dari insiden tersebut. Namun, aktivitas warga terganggu, terutama dalam distribusi barang kebutuhan pokok dan mobilitas pelajar yang biasa menggunakan jalur itu.

Sejak Selasa malam, tim BPBD bersama relawan dan aparat kecamatan melakukan pembersihan material secara manual sambil menunggu dukungan alat berat. Hingga Rabu siang, sebagian akses sudah mulai bisa dibuka meski masih terbatas.

Beberapa unsur terlibat dalam penanganan, antara lain Koramil dan Polsek Mojotengah, RAPI 07, Sarkab Wonosobo, Bagana, RPB Mojotengah, RPB Watumalang, dan relawan lokal. Kolaborasi lintas sektor ini mempercepat proses evakuasi material longsoran.

BPBD juga telah melakukan assessment dan pemantauan kondisi tebing untuk memastikan tidak ada pergerakan tanah tambahan.

“Kami minta masyarakat tetap waspada karena potensi longsor susulan masih ada,” kata Sumekti. Pihak BPBD mengimbau warga agar tidak mendekat ke lokasi longsor, terutama saat hujan turun. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila muncul retakan baru atau tanda-tanda pergeseran tanah.

Halaman Selanjutnya
img_title