80 Siswa SNT 2 Banyumas Resmi Berangkat MPLS, Sekolah Permanen di Kalibagor Mulai Dibangun Oktober 2026

80 siswa SNT 2 Banyumas resmi berangkat mengikuti MPLS di Semarang
Sumber :
  • Pemkab Banyumas

VIVA BanyumasSNT 2 Banyumas diikuti 80 siswa yang menjalani MPLS sebagai bagian dari program Sekolah Nasional Terintegrasi, sementara fasilitas sekolah disiapkan di Kalibagor, Banyumas.

img_title KPK OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Diduga Terkait Pengondisian Penerimaan Mahasiswa Baru

Sebanyak 80 siswa Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 2 Banyumas resmi diberangkatkan untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat Provinsi Jawa Tengah di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBMP) Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026).

Pelepasan siswa dilakukan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Halaman Pendopo Si Panji. Prosesi tersebut turut disaksikan orang tua dan wali siswa yang mengantar keberangkatan anak-anak mereka.

img_title Jembatan Garuda Banyumas Resmi Dibuka, Warga Tak Lagi Nekat Seberangi Sungai Tajum Saat Air Meluap

Para siswa berangkat menggunakan dua bus menuju lokasi MPLS di Semarang. Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu pekan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Banyumas Wahyu Adhi Fibrianto menjelaskan, 80 siswa yang berangkat terdiri atas 40 siswa jenjang SMP dan 40 siswa jenjang SMA. Mereka merupakan peserta yang berhasil melewati proses seleksi sebelumnya.

img_title Jalan Baru 665 Meter di Banyumas Rampung, Warga Cirahab Kini Punya Akses Alternatif yang Bikin Mobilitas Lebih Lancar

Seleksi dilakukan melalui Tes Bakat Skolastik (TBS) yang digelar di SMK Negeri 1 Kalibagor. Dari proses tersebut, tercatat 74 peserta untuk jenjang SMP dan 68 peserta untuk jenjang SMA, sebelum akhirnya masing-masing jenjang menyisakan 40 siswa yang dinyatakan lolos.

Di tingkat nasional, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti sebelumnya menjelaskan bahwa SNT menyasar peserta didik dari berbagai kalangan. Pola tersebut memiliki kemiripan dengan SMA Unggul Garuda yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan seleksi yang mempertimbangkan prestasi akademik maupun nonakademik.

Bagi siswa yang lolos, keberangkatan ke Semarang menjadi tahap awal sebelum mereka menjalani proses pendidikan di SNT 2 Banyumas. Bupati Sadewo meminta para siswa tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan kemampuan bersosialisasi selama menjalani pendidikan.

“MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi awal untuk membentuk kemandirian, kedisiplinan, dan kesiapan menghadapi proses belajar yang baru,” kata Sadewo kepada para siswa.

Ia juga mengingatkan agar para peserta didik tidak ragu mencoba hal-hal baru. Menurutnya, pengalaman selama sekolah, termasuk kemampuan menghargai perbedaan dan membangun pertemanan, akan menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title