Sopir Truk Tabrak Lari di Banyumas Akhirnya Ditangkap, Satu Penumpang Tewas usai Pikap Terjun ke Pekarangan

Polresta Banyumas mengungkap kasus tabrak lari yang menyebabkan satu korban tewas dan lima luka-luka.
Sumber :
  • Polresta Banyumas

VIVA BanyumasPolresta Banyumas melalui Satlantas Banyumas berhasil mengungkap kasus tabrak lari dalam kecelakaan lalu lintas di Banyumas yang melibatkan seorang sopir truk.

img_title 80 Siswa SNT 2 Banyumas Resmi Berangkat MPLS, Sekolah Permanen di Kalibagor Mulai Dibangun Oktober 2026

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyumas mengungkap kasus dugaan tabrak lari yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan lima korban lainnya mengalami luka-luka.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Purwokerto–Cilongok, tepatnya sekitar 50 meter di sebelah timur SPBE Pageraji, Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 08.37 WIB.

img_title Krisis Air Bersih Meluas di Banyumas, 25.817 Warga Terdampak Kemarau dan Harus Menunggu Bantuan Air

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, kecelakaan melibatkan sebuah Mitsubishi Truck Diesel bernomor polisi R-8051-OA dan Mitsubishi Pickup T120SS bernomor polisi R-1585-CR.

Dugaan sementara, truk yang dikemudikan NR (57), warga Kecamatan Banyumas, menyenggol bagian kanan belakang mobil pikap ketika hendak mendahului kendaraan tersebut.

img_title Subsidi Pusat Disetop: Pemkab Putar Otak Cari Celah Pendanaan Trans Banyumas

Benturan itu membuat mobil pikap kehilangan kendali, kemudian oleng ke sisi kiri jalan sebelum terperosok ke pekarangan warga dengan kedalaman sekitar lima meter.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang penumpang pikap berinisial KR (70) meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Ajibarang.

Sementara pengemudi pikap bersama empat penumpang lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis di RS Hermina Purwokerto serta RSUD Ajibarang. Polisi memperkirakan kerugian material akibat peristiwa itu mencapai sekitar Rp10 juta.

Setelah kecelakaan terjadi, pengemudi truk diduga tidak berhenti untuk memberikan pertolongan kepada para korban. Ia justru meninggalkan lokasi kejadian dengan mengarah ke wilayah barat.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas kemudian melakukan serangkaian penyelidikan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan sejumlah saksi, serta analisis rekaman kamera pengawas ATCS milik Dinas Perhubungan. Dari hasil tersebut, identitas kendaraan dan pengemudinya berhasil diketahui hingga akhirnya diamankan.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus P. Silalahi mengatakan pengungkapan kasus itu merupakan hasil respons cepat jajaran Satlantas dalam menangani laporan kecelakaan lalu lintas.

"Begitu laporan diterima, personel langsung melakukan olah TKP, memeriksa saksi, mengecek kondisi korban di rumah sakit, serta menelusuri rekaman CCTV hingga akhirnya pengemudi dan kendaraan yang diduga terlibat berhasil diamankan," ujar Petrus dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).

Halaman Selanjutnya
img_title