KPK Kasih Alarm! Program Sekolah Rakyat Diminta Bersih dari Main Mata

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (kanan) di Gedung KPK
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

VIVA Banyumas – KPK bersama Gus Ipul dan Kemensos memperkuat pengawasan Sekolah Rakyat agar proses pengadaan barang dan jasa bebas dari praktik korupsi.

img_title Fahd Arafiq hingga Mantan Bupati Kebumen Diamankan KPK, OTT ATR/BPN Bongkar Dugaan Korupsi Urusan HGB

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan program Sekolah Rakyat harus berjalan bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Komitmen tersebut disampaikan usai dirinya melakukan audiensi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK pada Jumat, 8 Mei 2026.

img_title Rolex, BMW, Alphard hingga Duit Dolar Disita! Kasus MBG Makin Bikin Melongo

Gus Ipul menyebut pihaknya bersama Wakil Menteri Sosial telah bersepakat menjaga seluruh program di Kementerian Sosial, terutama program strategis Presiden terkait Sekolah Rakyat, agar tidak tercemar praktik yang melanggar hukum.

"Saya dan Pak Wamen telah berkomitmen agar program-program secara keseluruhan di Kementerian Sosial, khususnya tentu program strategis Bapak Presiden dalam hal penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak ingin dikotori dengan praktik-praktik korupsi, praktik-praktik yang tidak terpuji," kata Gus Ipul dalam konferensi pers, Jumat, 8 Mei 2026.

img_title Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Capai Rp3,1 Miliar, Ini Rincian Asetnya

Dalam pertemuan dengan KPK tersebut, Kemensos juga menerima berbagai masukan dan evaluasi terkait tata kelola penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Menurut Gus Ipul, catatan dari KPK akan menjadi bahan pembenahan untuk memperkuat sistem pencegahan korupsi, khususnya dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Ia menegaskan transparansi dan keadilan dalam pelaksanaan program menjadi fokus utama agar seluruh celah penyimpangan bisa ditutup sejak awal.

"Banyak hal-hal yang harus menjadi koreksi dan perbaikan bagi kami agar pencegahan itu bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh menutup seluruh celah dan akhirnya proses yang transparan, adil bisa terlaksana," pungkas dia.

Sebelumnya, Gus Ipul bersama jajaran Kementerian Sosial mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan untuk berkonsultasi mengenai perkembangan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos.

"Silaturahmi, konsultasi, minta nasihat, dan sekaligus menyampaikan perkembangan-perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos," kata Gus Ipul kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK.

Ia menambahkan, pihaknya akan melaporkan secara detail proses pengadaan barang dan jasa, termasuk yang berkaitan dengan program Sekolah Rakyat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Kemensos bersama KPK dalam mencegah potensi korupsi sejak tahap awal pelaksanaan program.

Halaman Selanjutnya
img_title