DKK Banyumas Jalankan Program Cek Kesehatan Gratis dan Dokter Keliling

DKK Banyumas
Sumber :
  • DKK Banyumas

VIVA Banyumas – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (DKK) Kabupaten Banyumas mencatat adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memandang kesehatan sebagai investasi jangka panjang.

img_title Banyumas Salurkan Rp3,08 Miliar untuk Partai Politik, Bupati Sebut Ini Investasi Demi Perkuat Demokrasi

Tren positif ini terlihat dari semakin banyak warga yang aktif memanfaatkan layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan dan skrining secara rutin.

Fungsional DKK Banyumas, dr. Rendi Retissu, menjelaskan bahwa masyarakat kini lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

img_title KAI Daop 5 Purwokerto Hemat Listrik 20 Persen Berkat PLTS, Banyumas Dukung Transportasi Ramah Lingkungan

Menurutnya, peningkatan kesadaran tersebut tercermin dari tingginya partisipasi warga dalam program skrining dan penggunaan fasilitas kesehatan.

“Secara bertahap masyarakat sudah mulai meningkatkan kepedulian terhadap kesehatannya, mulai dari mengakses skrining kesehatan hingga memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan secara rutin. Ini merupakan tren yang sangat baik,” ujar Rendi pada Selasa (13/01/2026).

img_title Jalan Prompong–Ketenger Banyumas Rampung Diperbaiki, Bupati Sadewo Pastikan Siap Dilalui Masyarakat

Sebagai upaya mendorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), DKK Banyumas menjalankan berbagai program unggulan.

Program ini mencakup pencegahan stunting melalui intervensi gizi, layanan cek kesehatan gratis, Integrasi Layanan Primer (ILP), serta pemeriksaan dokter spesialis keliling hingga ke desa-desa di Banyumas.

Selain itu, DKK Banyumas memperkuat kegiatan skrining kesehatan di berbagai lokasi strategis, mulai dari posyandu, puskesmas, sekolah, hingga tempat kerja.

Langkah ini memastikan seluruh masyarakat Banyumas dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan merata.

Rendi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan dengan memperkuat sarana dan prasarana.

Saat ini, Banyumas memiliki 40 puskesmas dan 25 rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, yang tersebar di seluruh wilayah.

Ia mengimbau masyarakat Banyumas untuk menjadikan kesehatan sebagai investasi sejak dini, karena manfaatnya sangat besar bagi kualitas hidup dan kesejahteraan jangka panjang.