Penyegaran Organisasi Polri, Polda Jawa Tengah Gelar Sertijab 32 Perwira Menengah
- Humas Polda Jateng
VIVA Banyumas – Kepolisian Daerah Jawa Tengah kembali melakukan penyegaran organisasi melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) terhadap 32 Perwira Menengah (Pamen) Polri.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (12/1/2026) di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah dan dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Upacara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini turut dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, jajaran pejabat utama Polda Jateng, serta para Kapolres dari seluruh wilayah di Jawa Tengah.
Meski digelar secara sederhana, prosesi sertijab tetap berlangsung khidmat sebagai bagian penting dari pembinaan karier dan dinamika organisasi Polri.
Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Tengah menegaskan bahwa setiap jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Menurutnya, kepercayaan tersebut tidak hanya berasal dari institusi, tetapi juga merupakan titipan dari Tuhan Yang Maha Esa.
"Serah terima jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penyelenggaraan organisasi di lingkungan Polri. Mutasi jabatan adalah hal yang wajar dan akan terus bergulir dalam sebuah organisasi," tutur Kapolda.
Kapolda Jateng juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di lingkungan Polda Jawa Tengah.
Kinerja yang ditunjukkan dinilai mampu menjawab berbagai tantangan tugas, seiring dengan dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Tengah.
"Semoga seluruh pengabdian yang telah diberikan menjadi ladang amal ibadah serta meninggalkan kesan dan kenangan yang baik bagi keluarga besar Polda Jawa Tengah," ujar Kapolda.
Sementara itu, kepada para pejabat yang baru dilantik, Kapolda Jawa Tengah meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah masing-masing.
Pemahaman terhadap kondisi daerah, budaya masyarakat, serta potensi kerawanan dinilai menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang efektif.
Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara pejabat utama, personel Polri, para Kapolres, serta seluruh pemangku kepentingan.
Kolaborasi yang solid diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah dan menjaga stabilitas keamanan di Jawa Tengah.