PUMA FC Keluar Sebagai Juara Sutoboyo Dandim Cup 2 2026 Usai Taklukkan Tempuran FC Lewat Laga Dramatis
- Ist
VIVA Banyumas – PUMA FC berhasil menjadi juara sepak bola di Sutoboyo Dandim Cup 2 2026 setelah mengalahkan Tempuran FC melalui adu penalti, sekaligus membawa kebanggaan bagi warga Margoyoso.
Stadion Sutoboyo, Kajoran, mendadak bergemuruh oleh lautan manusia pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Sebanyak 4.000 warga Margoyoso Salaman hadir langsung untuk memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan mereka, PUMA FC, yang melaju ke babak final turnamen Sutoboyo Dandim Cup 2 2026 menghadapi Tempuran FC.
Pertandingan puncak ini berjalan dengan sangat dramatis. Saat waktu pertandingan dilaporkan tinggal menyisakan dua menit dan kemenangan tampak akan diraih oleh lawan, PUMA FC secara mengejutkan berhasil mencetak gol penyeimbang di detik-detik akhir pertandingan, mengubah kedudukan menjadi 1-1 melawan Tempuran FC.
Skor imbang tersebut memaksa kedua tim melanjutkan laga ke babak adu penalti yang berlangsung sangat menegangkan. Lewat adu penalti yang sengit, PUMA FC akhirnya memastikan diri keluar sebagai Juara 1 dengan skor tipis 5-4.
Keberhasilan ini disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan yang luar biasa oleh seluruh elemen masyarakat Margoyoso.
Lurah Desa Margoyoso, Adi Daya Perdana, menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh para pemain di lapangan serta kekompakan ribuan warga yang hadir.
"Ini adalah buah dari kerja keras, mental juang yang tinggi, dan kebersamaan yang luar biasa dari tim PUMA FC serta seluruh warga Margoyoso. Dukungan langsung dari 4.000 warga di Stadion Sutoboyo membuktikan kecintaan kita terhadap desamu. Kemenangan dramatis ini bukan hanya milik tim sepak bola saja, tetapi menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Desa Margoyoso," ujar Adi Daya Perdana.
Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu warga Margoyoso, Rochmad, yang turut menyaksikan langsung jalannya pertandingan di stadion dan merasakan ketegangan luar biasa hingga detik-detik akhir laga.
"Deg-degan parah dan bikin senam jantung! Waktu tinggal dua menit mau habis, rasanya sudah pasrah, tapi tiba-tiba PUMA FC bisa cetak gol penyeimbang. Lanjut adu penalti yang tipis banget skornya 5-4. Sungguh pertandingan yang luar biasa dan seperti keajaiban, rasanya terbayar lunas semua dukungan warga yang datang ke stadion," ungkap Rochmad penuh antusias.