Bobibos: Bahan Bakar Nabati Karya Anak Bangsa, Hasil Riset 10 Tahun dan Ramah Lingkungan

M Ikhlas Thamrin, Founder Bobibos
Sumber :
  • RRI

VIVA, Banyumas – Di tengah isu krisis energi dan kenaikan harga BBM, Indonesia menghadirkan harapan baru lewat inovasi energi terbarukan bernama Bobibos.

img_title Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Capai Rp3,1 Miliar, Ini Rincian Asetnya

Bahan bakar nabati ini menjadi sorotan publik karena diklaim lebih efisien, ramah lingkungan, dan sepenuhnya hasil riset anak bangsa selama lebih dari satu dekade.

Apa sebenarnya Bobibos dan bagaimana keunggulannya dibanding BBM biasa? Bobibos adalah singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, yaitu bahan bakar nabati hasil riset mandiri selama lebih dari 10 tahun.

img_title Profil Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang Diamankan KPK dalam OTT Dugaan Penerimaan Mahasiswa Baru

Melansir dari RRI, inovasi ini dikembangkan oleh Ikhlas Thamrin dan timnya menggunakan tanaman lokal yang tumbuh subur di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut sang founder, Bobibos membuktikan bahwa Indonesia mampu mandiri dalam produksi energi.

img_title KPK OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Diduga Terkait Pengondisian Penerimaan Mahasiswa Baru

“Kami ingin membuktikan bahwa bangsa ini bisa berdiri di atas kaki sendiri melalui ilmu pengetahuan. Setelah lebih dari 10 tahun riset mandiri, akhirnya kami menghadirkan bahan bakar yang murah, aman, dan beremisi rendah,” jelas Ikhlas.

Bobibos hadir dalam dua varian utama, yaitu bensin dan solar nabati. Keduanya dihasilkan dari tanaman lokal, tanpa merusak ketahanan pangan dan memanfaatkan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Keunggulan Bobibos dibanding BBM Konvensional:

  • Memiliki angka oktan mendekati 98, artinya setara bahkan lebih tinggi dari Pertamax.
  • Daya jelajah lebih efisien, sehingga kendaraan bisa melaju lebih jauh.
  • Ramah lingkungan, dengan emisi karbon lebih rendah.
  • Mendukung ketahanan energi nasional dan meminimalkan ketergantungan impor BBM.
  • Mendorong konsep pertanian energi, bukan hanya pangan.

Anggota DPR RI Mulyadi menyambut baik inovasi ini dan menilai Bobibos sebagai langkah nyata menuju kemandirian energi.

“Dulu kita menolak kenaikan BBM, sekarang saatnya kita menghadirkan solusi. Indonesia harus berani bertransformasi dari konsumen menjadi produsen energi terbarukan,” ujarnya.