Fenomena Alam Tak Terduga! Serangan Laron Berminyak Lumpuhkan Tiga Jembatan Vital di Banyumas Saat Arus Balik
- istock/NeagoneFo
VIVA, Banyumas – Fenomena alam yang jarang terjadi kembali mengganggu kelancaran lalu lintas, khususnya di masa arus balik Lebaran 1446 H.
Pada Sabtu malam, 5 April 2025, jutaan laron (serangga lembayang) menyerbu tiga jembatan utama di wilayah Banyumas, yaitu Jembatan Sungai Serayu Banyumas, Jembatan Sungai Serayu Suharto di Cindaga Kebasen, serta Jembatan Linggamas yang menghubungkan Banyumas dan Purbalingga. Kejadian ini menimbulkan dampak serius, terutama terhadap kelancaran arus balik menuju Jakarta.
Laron yang mengerubungi lampu penerangan di atas jembatan kemudian jatuh ke jalan, menyebabkan permukaan aspal menjadi licin.
Hal ini memicu beberapa insiden kecelakaan, terutama pengendara sepeda motor yang tergelincir akibat kondisi jalan yang tidak aman.
Kemacetan pun tak terhindarkan. Jembatan Banyumas dan Jembatan Suharto mengalami antrean panjang kendaraan.
Bahkan, menurut kesaksian warga, kemacetan parah sempat meluas hingga ke kawasan Alun-alun Banyumas.
Situasi ini menjadi semakin rumit karena volume kendaraan saat arus balik cukup padat.