Demo Jawa Tengah Memanas: Empat Mobil Dibakar, Motor Dirusak, dan Jalan Pahlawan Semarang Lumpuh Total

Massa bakar mobil di kantor Gubernur Jawa Tengah
Sumber :
  • VIVA/Teguh Joko Sutrisno

Demo di Jawa Tengah di Semarang berakhir ricuh setelah massa membakar empat mobil dan merusak kendaraan di halaman Kantor Gubernur Jateng. Polisi terpaksa mengerahkan gas air mata dan meriam air untuk mengendalikan situasi.

img_title Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Kerahkan Personel Gabungan dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

VIVA, Banyumas – Aksi demo di Jawa Tengah yang berlangsung pada Jumat, 29 Agustus 2025, berakhir ricuh di kawasan Jalan Pahlawan, Semarang.

Kerusuhan pecah ketika massa merangsek masuk ke halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah melalui gerbang belakang dan melakukan aksi anarkis.

img_title Kondektur Bus Bawa Sabu 3,77 Gram Ditangkap di Tol Banyumanik, Polisi Bongkar Jejak Jaringan Narkoba Jawa Tengah

Dalam insiden tersebut, sedikitnya empat mobil dibakar dan sejumlah sepeda motor dirusak. Massa yang sebelumnya menggelar orasi di depan Markas Polda Jawa Tengah mulai bertindak di luar kendali dengan melempar batu, botol, hingga bom molotov ke arah aparat.

Situasi semakin memanas setelah pagar belakang kantor gubernur jebol dan para demonstran masuk ke dalam area perkantoran.

img_title Gus Yasin Soroti Bullying di Sekolah Jawa Tengah, Guru Diminta Tak Bebani Siswa dengan Tugas yang Bisa Memicu Stres

Aparat kepolisian yang berjaga segera melakukan tindakan pengendalian dengan menembakkan gas air mata serta menggunakan meriam air untuk memukul mundur massa.

Namun, perlawanan cukup sengit membuat situasi di sekitar kantor gubernur sempat mencekam. Api dari kendaraan yang terbakar menimbulkan kepulan asap tebal dan membuat arus lalu lintas di kawasan Simpanglima dan Jalan Pahlawan lumpuh sementara.

Kerusuhan ini juga menimbulkan kepanikan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung kobaran api dan kerusuhan di jalan raya.

Aparat akhirnya berhasil menguasai situasi setelah berjam-jam melakukan upaya penekanan terhadap massa yang bertindak anarkis.

Hingga malam, kawasan Kantor Gubernur Jawa Tengah masih dijaga ketat. Aparat menegaskan bahwa penyelidikan lanjutan akan dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aksi pembakaran dan perusakan kendaraan tersebut.