Comeback Epik! Fajar Rian Selamat dari Kekalahan di Babak Pertama Kejuaraan Dunia 2025
- instagram @badminton.ina
Fajar Rian sukses lakukan comeback epik di Kejuaraan Dunia 2025. Tertinggal match point, mereka membalik keadaan dan menang 22-20 di game ketiga lawan ganda Hong Kong
Viva, Banyumas - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, memulai perjalanan mereka di Kejuaraan Dunia 2025 dengan cara yang dramatis. Bertanding di Adidas Arena, Selasa (26/8/2025) sore WIB, Fajar/Rian harus berjuang keras sebelum akhirnya menyingkirkan pasangan Hong Kong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai, lewat duel tiga game yang menegangkan.
Pertandingan tidak berjalan mulus sejak awal. Fajar/Rian yang berstatus unggulan keempat justru langsung mendapat tekanan dari lawan. Kesulitan mengembangkan pola permainan membuat pasangan Indonesia kalah 14-21 di game pertama.
Tak ingin tersingkir cepat, Fajar/Rian bangkit di game kedua. Smash keras Rian Ardianto serta kecerdikan Fajar Alfian di depan net membuat permainan berubah arah. Pasangan Indonesia mampu mendominasi dan menutup game kedua dengan skor telak 21-11.
Game ketiga menjadi penentu yang benar-benar menguras emosi. Hung/Lui tampil lepas tanpa beban, sementara Fajar/Rian justru beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Situasi semakin menegangkan ketika ganda Hong Kong unggul jauh hingga 20-16 dan memiliki empat match point. Namun, mental juara Fajar/Rian benar-benar teruji.
Dengan ketenangan luar biasa, mereka perlahan mengejar ketertinggalan poin demi poin. Smashes keras, permainan net akurat, serta kerja sama solid membuat pasangan Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 20-20.
Momen krusial itu dimanfaatkan dengan baik. Satu kesalahan kecil lawan ditutup dengan kecerdikan Fajar di depan net yang menghasilkan poin kemenangan. Fajar/Rian akhirnya menutup game ketiga dengan skor dramatis 22-20.
Kemenangan ini bukan hanya memastikan langkah mereka ke babak berikutnya, tetapi juga menjadi bukti bahwa ketenangan dan mental kuat adalah kunci di panggung sebesar Kejuaraan Dunia. Wakapelatih ganda putra PBSI menilai hasil ini menjadi modal penting bagi Fajar/Rian.
“Mereka sempat tertekan, tapi mentalitas sebagai pasangan elite dunia membuat mereka bisa bangkit di saat-saat kritis,” ungkapnya dikutip dari laman PBSI.
Selanjutnya, Fajar/Rian akan menghadapi tantangan lebih berat di babak kedua. Konsistensi permainan dan kemampuan menjaga fokus akan menjadi faktor utama bila mereka ingin melangkah jauh, bahkan meraih gelar.
Bagi publik bulutangkis Indonesia, kemenangan dramatis ini menjadi suntikan semangat. Pasangan yang dikenal dengan julukan FajRi itu kembali membuktikan diri sebagai salah satu harapan terbesar Indonesia di sektor ganda putra