Baru 1,5 Bulan, Koperasi Merah Putih Semarang Raup Omzet Rp48 Juta
- Pemprov Jateng
Misalnya, kerja sama dengan Pertamina untuk distribusi gas, Bulog untuk komoditas beras, serta supplier lain untuk kebutuhan pokok. Dengan strategi tersebut, harga jual ke masyarakat bisa ditekan agar tetap terjangkau.
“Semakin banyak anggota, semakin besar simpanan pokok dan sukarela yang akan memperkuat modal koperasi,” tambah Anis.
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengaku bangga dengan capaian koperasi ini. Menurutnya, KKMP Gedawang membuktikan bahwa koperasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi rakyat jika dikelola dengan serius.
“Top! Tadi kita lihat sudah berjalan baik. Memang harus bertahap, sekarang baru ada sembako, nanti gudang akan dibangun di belakang. Penting jalannya dulu,” kata Zulkifli.
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan hingga akhir tahun 2025 bisa terbentuk 5.000 koperasi Merah Putih di Pulau Jawa.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi desa dan kelurahan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menegaskan bahwa dari 8.523 koperasi Merah Putih yang berbadan hukum, sudah ada 1.750 koperasi operasional di Jawa Tengah. Angka ini terus meningkat seiring antusiasme masyarakat.