Kuwait Tiba-Tiba Mundur, Erick Thohir Curiga Ada Sabotase Jelang Laga Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ketum PSSI, Erick Thohir saat perkenalan Alexander Zwiers
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akan melaporkan Kuwait ke AFC usai mundur mendadak dari laga uji coba melawan Timnas Indonesia. Keputusan itu merugikan PSSI secara material dan menimbulkan kecurigaan adanya sabotase jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kontroversi Laga Persahabatan: Kuwait Mundur, Taiwan Jadi Lawan Timnas Indonesia, Media Vietnam Ikut Tulis

VIVA, Banyumas – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan kekecewaannya setelah Kuwait secara mendadak mengundurkan diri sebagai lawan Timnas Indonesia dalam laga uji coba FIFA Matchday September 2025.

Keputusan itu dinilai merugikan PSSI secara material, bahkan membuat Erick curiga adanya indikasi sabotase terhadap persiapan Skuad Garuda.

Pecahkan Rekor Liga Indonesia? Thom Haye Resmi ke Persib Bandung, Nilai Pasarnya Tembus Rp...

Awalnya, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Kuwait dan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 5 dan 8 September 2025.

Pertandingan ini penting karena menjadi bagian dari persiapan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana Irak dan Arab Saudi sudah menunggu sebagai calon lawan berat.

Thom Haye Jadi Rekrutan Anyar, Persib: Wilujeng Sumping

Pelatih Patrick Kluivert telah memanggil 27 pemain untuk agenda tersebut. Namun, keputusan Kuwait untuk mundur secara mendadak membuat persiapan tim terganggu.

“Kami tentu sangat menyesal karena kita sudah jauh-jauh hari semua sudah terkunci. Kita punya planning melawan tim Timur Tengah, Kuwait, dan Lebanon,” kata Erick Thohir dikutip dari tvOneNews pada Selasa (26/8/2025).

Erick Thohir mengaku tidak ingin langsung berprasangka buruk. Namun, keputusan Kuwait yang tiba-tiba mundur menimbulkan kecurigaan.

“Awalnya kami juga boleh bertafsir buruk ya. Ini ada sabotase apa lagi, mau uji coba aja susah sekali gitu. Tapi kembali kalau kita lihat rupanya Kuwait juga mundur dari turnamen yang lain,” ujar Erick.

Meski memahami adanya kemungkinan masalah internal di Federasi Sepak Bola Kuwait, Erick menegaskan bahwa PSSI telah melayangkan protes resmi.

“Nah, itu yang mungkin ada isu internal saya tidak mau menuduh. Tetapi kita sudah melayangkan surat keras kepada Kuwait. Dan kita tidak tahu baru beberapa hari persiapan sudah siap, nah kita juga akan melaporkan ke AFC,” tandasnya.

Selain aspek teknis, mundurnya Kuwait juga membawa kerugian finansial bagi PSSI. Erick menegaskan bahwa persiapan panjang yang sudah dilakukan akhirnya terganggu.

“Iya, isunya mereka membatalkan datang. Terutama di kita dan ada beberapa turnamen. Kalau isi internalnya saya tidak tahu, saya bukan tinggal di Kuwait. Jadi takut salah ngomong,” jelas Erick.

“Ya, pasti ada [kerugian material]. Makanya kita berupaya mencari lawan tanding,” tambahnya.

Erick menyebut masih ada kemungkinan negara lain akan dijadikan pengganti Kuwait sebagai lawan Timnas Indonesia.

Namun hingga kini, belum ada kepastian mengenai siapa yang akan mengisi slot pertandingan tersebut.

Keputusan Kuwait ini tentu menjadi pukulan bagi PSSI dan para pemain, mengingat laga uji coba internasional merupakan momentum penting untuk mengukur kekuatan tim sebelum menghadapi lawan tangguh di kualifikasi Piala Dunia 2026.