Terungkap! Ini Evaluasi Staf Oxford United Buat Marselino Ferdinan
- Dok. PSSI
Salah satu hal menarik yang ia ungkapkan adalah kelemahan terbesar yang baru ia sadari setelah mendapat masukan dari staf kepelatihan Oxford United.
"Saya sering meeting dengan staf pelatih membahas soal kekurangan saya, kekurangan saya ada di out of position," ungkap Marselino Ferdinan dalam unggahan tersebut.
Dari pernyataan ini, jelas bahwa Marselino menyadari pentingnya penempatan posisi dalam pertandingan, sesuatu yang menjadi aspek fundamental dalam sepak bola modern, terutama di Eropa.
Diketahui, Oxford United menjadi klub Eropa kedua yang dibela oleh Marselino Ferdinan setelah sebelumnya ia sempat bermain di Belgia bersama KMSK Deinze.
Dengan pengalamannya bermain di luar negeri, Marselino mengakui bahwa atmosfer kompetisi di Eropa sangat berbeda dibandingkan dengan di Indonesia.
Ia merasakan perubahan besar, terutama dalam aspek mentalitas yang harus lebih kuat dan disiplin dibandingkan dengan gaya sepak bola yang ada di Tanah Air.
Marselino juga mencoba membandingkan gaya bermain sepak bola di Indonesia dan Inggris.