Jangan Sampai Telat! Ini Risiko Mahal Jika Oli Gardan Motor Matic Tidak Diganti Secara Rutin

Oli Gardan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube/Bang anjar chanel

VIVA, BanyumasOli gardan merupakan salah satu komponen vital dalam sistem transmisi motor matic yang sering kali diabaikan oleh para pengendara.

Mudik Lebaran 2025 Anti Pegal! Ini 5 Motor Matic Paling Nyaman dengan Fitur Canggih dan Irit BBM untuk Perjalanan Jauh

Fungsi utama oli gardan adalah melumasi komponen gir pada sistem transmisi agar dapat bekerja dengan optimal dan mencegah gesekan berlebihan antar komponen. 

Berbeda dengan oli mesin yang sering diganti secara rutin, banyak pemilik motor yang kurang memperhatikan pergantian oli gardan.

Suzuki Nex Y 2025, Skutik Futuristik dengan Performa Tangguh dan Fitur Canggih

Padahal, jika dibiarkan terlalu lama tanpa penggantian, oli ini dapat kehilangan kualitasnya dan berpotensi merusak sistem transmisi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui dampak buruk dari kebiasaan jarang mengganti oli gardan agar motor tetap dalam kondisi prima.

Suzuki Nex Enjoy: Skutik Irit, Stylish, dan Bertenaga untuk Perjalanan Lebih Nyaman dan Efisien

Dampak Buruk Jika Oli Gardan Jarang Diganti

1. Gesekan Antar Komponen Gardan

Jika oli gardan jarang diganti, kemungkinan besar oli tersebut telah tercemar oleh kotoran dan partikel logam dari komponen gardan.

Akibatnya, gesekan antar komponen gardan akan meningkat, yang dapat menyebabkan keausan lebih cepat serta penurunan performa dan efisiensi gir.

2. Penurunan Efisiensi dan Performa Gir

Oli gardan yang sudah terkontaminasi dapat menghambat kinerja sistem transmisi. Gesekan yang terjadi akibat oli yang kotor akan membuat perpindahan gigi menjadi kurang halus dan motor terasa lebih berat serta kurang responsif saat digunakan.

3. Resiko Kebocoran pada Seal

Salah satu fungsi utama oli gardan adalah menjaga kelenturan seal-seal pada sistem transmisi.

Jika oli tidak diganti secara rutin, seal-seal ini dapat mengalami kebocoran, yang menyebabkan berkurangnya jumlah oli dalam sistem transmisi.

Akibatnya, komponen gardan bisa mengalami kerusakan lebih parah.

4. Peningkatan Suhu atau Overheating

Oli gardan yang sudah tidak layak pakai akan kehilangan kemampuannya dalam meredam gesekan dan panas.

Hal ini dapat menyebabkan peningkatan suhu pada komponen gardan hingga berisiko overheating.

Jika kondisi ini dibiarkan, bisa berujung pada kerusakan serius hingga kegagalan total pada sistem transmisi.

Idealnya, pergantian oli gardan dilakukan setiap 5.000–8.000 km atau sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Dengan melakukan perawatan yang baik, motor kalian akan tetap nyaman digunakan, lebih awet, dan terhindar dari biaya perbaikan yang mahal akibat kerusakan pada sistem transmisi