Bukan Cuma Murah! Ini 5 Mobil China yang Kuasai Showroom RI April 2025

BYD Kuasai 50 Persen Pasar Mobil Listrik Indonesia
Sumber :
  • bydjakarta.com

VIVA, Banyumas – Pasar otomotif nasional kian bergairah, terutama segmen Kendaraan China yang terus memperluas pangsa pasarnya.

img_title Mobil Listrik BYD Seal 08 dan Sealion 08 Siap Meluncur Awal 2026, Andalkan Teknologi Terbaru Ocean Series

Berbekal teknologi elektrifikasi mutakhir, fitur lengkap, dan harga kompetitif, merek-merek Kendaraan China sukses merebut perhatian konsumen Indonesia pada April 2025.

Laporan penjualan ritel GAIKINDO menunjukkan bahwa produk-produk Kendaraan China kini bukan lagi “alternatif murah”, melainkan pilihan utama bagi pembeli yang mencari value for money sekaligus inovasi ramah lingkungan.

img_title Setelah Sukses dengan D9, BYD Siapkan Produk Premium Denza untuk 2026

Tren ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang gencar mendorong adopsi kendaraan listrik dan insentif pajak, membuat showroom di kota-kota besar dipadati calon pembeli yang penasaran akan performa mobil made in China.

Rekap Penjualan Teratas

img_title PHEV BYD Segera Hadir di Indonesia, Solusi Kendaraan Listrik untuk Semua Wilayah

1. BYD – 3 531 unit

Memimpin dengan selisih signifikan, BYD memanfaatkan reputasinya sebagai pionir baterai Blade yang aman dan tahan lama.

Model Dolphin dan Atto 3 laris berkat desain modern serta jarak tempuh di atas 400 km sekali isi daya—mengeliminasi “range anxiety” konsumen urban.

2. Chery – 1 549 unit

Strategi Chery menancapkan lini Omoda 5 dan Tiggo 8 Pro sebagai SUV stylish berteknologi ADAS terbukti efektif.

After-sales yang kini diperkuat jaringan 3S (Sales, Service, Spareparts) di 35 kota turut menumbuhkan kepercayaan pasar.

3. Wuling – 1 293 unit

Pemegang rekor early-mover di segmen mini-EV lewat Air ev masih stabil berkat kombinasi harga kompetitif, biaya operasional rendah, dan aplikasi konektivitas MyWuling+.

Penambahan tipe Long Range 300 km membuatnya tetap relevan di tengah gempuran model baru.

4. Denza – 847 unit

Sub-brand premium BYD ini memasuki peta persaingan melalui Denza N7, crossover listrik berfitur lidar.

Walau banderolnya menyaingi SUV Eropa, konsumen menilai paket teknologi, kemewahan kabin, dan performa 0–100 km/jam 3,9 detik sebagai proposisi menarik.

5. AION – 507 unit

Di bawah payung GAC, AION Y Plus mengandalkan arsitektur listrik GEP 2.0 serta kabin lega ala MPV.

Fitur battery-swap yang sedang diuji di Jakarta berpotensi mengubah pola pengisian daya di masa depan.

Bagi pelaku industri, data ini menandakan urgensi inovasi lokal agar tak tertinggal.

Sedangkan konsumen memperoleh lebih banyak opsi ramah lingkungan dengan fitur yang dahulu hanya tersedia di segmen premium.

Halaman Selanjutnya
img_title