Korea Selatan Tegang Jelang Laga Penentuan Kontra Timnas Indonesia U23 di Kualifikasi Piala Asia 2026
- instagram @geraldvanenburgofficial
Timnas Indonesia U23 hadapi Korea Selatan di laga terakhir Grup J Kualifikasi Piala Asia U23 2026. Naturalisasi pemain jadi sorotan publik Korea
Viva, Banyumas - Publik Korea Selatan dibuat tegang menjelang pertemuan tim mereka dengan Timnas Indonesia U-23 pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Ajang ini akan digelar di Sidoarjo, Jawa Timur, mulai 3 September mendatang.
Korea Selatan tergabung di Grup J bersama Indonesia, Makau, dan Laos, di mana hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final. Hal ini membuat persaingan diprediksi berlangsung ketat. Secara kualitas, Korea Selatan masih dijagokan menjadi penguasa grup.
Namun, duel terakhir kontra Indonesia diyakini menjadi ujian sesungguhnya. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter, Garuda Muda diprediksi akan tampil lebih garang dibanding saat menghadapi Makau dan Laos.
Yang membuat Korea Selatan harus ekstra waspada adalah proyek naturalisasi yang tengah digencarkan PSSI. Sejak beberapa tahun terakhir, Indonesia menaturalisasi pemain keturunan Belanda yang dianggap potensial.
Tiga nama yang menjadi sorotan adalah Dion Markx, Jens Raven, dan Raphael Struick. Dion Markx, yang memperkuat tim U-21 NEC Nijmegen di Belanda, akan melakoni debut bersama Timnas Indonesia U-23 di ajang ini. Dua pemain lainnya, Jens Raven dan Raphael Struick, sudah lebih dulu menerima paspor Indonesia.
Raphael Struick menjadi sorotan khusus karena pernah menjadi mimpi buruk Korea saat kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Kala itu, ia mencetak gol cepat ke gawang Korea U-23 sebelum Indonesia akhirnya menang melalui adu penalti.
Kekalahan tersebut membuat Korea Selatan gagal tampil di Olimpiade untuk pertama kalinya dalam empat dekade, sehingga publik sepak bola Korea kini waspada.
Bawah asuhan pelatih Gerald Vanenburg, Timnas Indonesia U-23 kini datang dengan kekuatan baru. Strategi naturalisasi diyakini bisa mengubah peta kekuatan sepak bola Asia.
Media Korea, seperti Spotvnews, bahkan menyoroti ketegangan ini dengan judul: “Sepak bola Korea sedang tegang! ‘Tim naturalisasi’ akan bertemu pada bulan September.” Pertemuan Indonesia kontra Korea Selatan di Sidoarjo bukan hanya soal tiket ke putaran final.
Laga ini menjadi ajang pembuktian apakah kebijakan naturalisasi benar-benar mampu menghadirkan perubahan signifikan dalam kualitas Timnas Indonesia U-23.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh suporter, Garuda Muda siap memberikan perlawanan maksimal, sekaligus menegaskan ambisi mereka untuk mengukir sejarah baru di pentas sepak bola Asia