Bupati Sadewo Jenguk ART asal Banyumas yang Alami Penganiayaan Oleh Majikan
- Tangkapan layar/Instagram @sadewo.id
Banyumas – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menjenguk korban penganiayaan di RSUD Banyumas.
SR (25) Asisten Rumah Tangga atau ART asal Desa Tanggeran, Somagede, Banyumas yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh majikan.
ART asal Banyumas menjadi korban penganiyaan oleh majikan saat bekerja di daerah Jakarta Timur.
Kondisi korban memang sangat memprihatinkan mengalami luka lebam di wajah, tangan bengkak, telinga hampir patah, serta gigi patah, sehingga perlu mendapat perawat di rumah sakit.
Saat Bupati Sadewo berkunjung, memang membenarkan kondisi ART asal Banyumas tersebut.
"Warga Banyumas yang jadi ART atau asisten rumah tangga kerja di Jakarta ikut majikannya, terus KDRT di gebugi," jelas Bupati Sadewo.
Kemudian Bupati Sadewo menanyakan kepada korban terkait kronologi penganiyaan terjadi.
Menurut korban, sudah mulai dipukuli oleh majikan sejak satu minggu kerja.
Dari peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mengambil langkah.
"Setiap warga negara Indonesia berhak atas keadilan dan wajib di lindungi, Mba 'S' Korban kekerasan harus mendapatkan keadilan. Kita akan kawal bareng @polresta_banyumas @kapolresta.banyumas @mabespolrinews," kata Bupati Sadewo.
Selain itu, untuk biaya pengobatan sampai sembuh akan ditanggung oleh Pemkab.
Tak hanya biaya pengobatan, BAZNAS atau Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Banyumas memberikan bantuan untuk keluarga korban dugaan penganiayaan ini.
Memberikan bantuan dan pengawalan hukum kepada korban dugaan penganiayaan yang dialami ART asal Banyumas merupakan langkah tepat yang dilakukan Pemkab.
Usai sembuh nanti, Pemkab juga akan memfasilitasi bakal mendapatkan pelatihan keterampilan untuk bekerja