Viral! Anggota DPRD Samarinda Lempar Nasi Kotak Saat Bahas Gaji Buruh yang Tak Kunjung Dibayar
- Tangkapan Layar Instagram @fakta.indo
Berdasarkan laporan, sekitar 84 karyawan belum menerima pembayaran dengan total nilai mencapai Rp500 juta. Masalah ini pun semakin diperuncing oleh dugaan penyalahgunaan anggaran dalam proyek Teras Samarinda yang bernilai Rp36,9 miliar.
Akibatnya, perwakilan pekerja telah melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda dengan harapan ada penyelidikan lebih lanjut.
“Aduan kami di Kejari adalah meminta untuk mengusut tuntas para pihak baik itu pemerintah maupun swasta yang terlibat," ujar Sudirman.
Pernyataan ini mempertegas bahwa pekerja tidak hanya menuntut hak mereka, tetapi juga meminta transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana proyek.
Viralnya kejadian ini di media sosial memicu beragam reaksi dari warganet.
Beberapa mendukung sikap anggota dewan yang berani membela hak buruh, sementara yang lain mengkritik aksi pelemparan nasi kotak sebagai tindakan tidak pantas bagi seorang wakil rakyat.
“Terus suarakan rakyat Pak Anggota Dewan, gapapa lempar nasi kotak yang penting bisa memperjuangkan gaji buruh,” tulis seorang warganet.