55 Menit Mencekam di Temanggung: Angin Ekstrem Lumpuhkan Akses Jalan

Angin kencang robohkan pohon di Temanggung
Sumber :
  • BPBD Temanggung

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat angin kencang ini. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,35 juta. Meskipun relatif kecil, peristiwa ini menunjukkan bagaimana cuaca ekstrem bisa melumpuhkan aktivitas masyarakat dalam waktu singkat.

BPBD Kabupaten Temanggung mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Musim pancaroba kerap memicu cuaca ekstrem, termasuk angin kencang, hujan deras, hingga petir.

“Kami imbau warga untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Jika ada tanda cuaca memburuk, segera cari tempat aman,” tambah petugas BPBD.

Bagi warga, kejadian ini menjadi pengingat bahwa ketahanan infrastruktur dan kesiapsiagaan bencana sangat penting.

Akses jalan nasional yang vital tidak hanya menopang mobilitas masyarakat, tetapi juga jalur distribusi barang dan jasa. Meski situasi sudah kembali normal, masyarakat Temanggung diminta untuk tidak lengah.

Kehadiran tim gabungan yang sigap menangani kejadian ini menjadi bukti nyata pentingnya koordinasi pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan warga.