Bukan Sekedar Hiburan! Saksikan Festival Kentongan dalam rangka HUT RI ke-80 di Purbalingga

Festival Kentongan dalam rangka HUT RI ke-80 di Purbalingga
Sumber :
  • Tangkapan layar/Instagram @fahmihnf

Catat tanggalnya di Purbalingga akan ada Festival Kentongan dalam rangka HUT RI ke-80.

Viva, BanyumasHiburan menarik untuk warga Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya.

Ayo bareng-bareng ramaikan kemeriahan Festival Kentongan dalam rangka HUT RI ke-80.

Acara akan dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025 sekitar pukul 19.30 WIB - selesai.

Anda bisa menyaksikan langsung di Alun-Alun Purbalingga.

Acara ini bakal jadi ajang unjuk kreasi kelompok kentongan terbaik se-Purbalingga. 

Bukan cuma hiburan, tapi juga bentuk melestarikan budaya dan memperkuat rasa kebersamaan kita.

Festival Kentongan bukanlah sekadar pertunjukan musik tradisional

Lebih dari itu, festival ini menjadi simbol persatuan, kreativitas, dan semangat kebangsaan. 

Kentongan, alat musik yang biasanya digunakan sebagai penanda waktu atau peringatan, di tangan para seniman Purbalingga diubah menjadi instrumen utama yang menghasilkan melodi indah dan ritme yang harmonis.

Semakin ramai, semakin gegap gempita dan tentunya akan terasa guyub rukunnya orang-orang Purbalingga

Catat tanggalnya di Purbalingga akan ada Festival Kentongan dalam rangka HUT RI ke-80.

Viva, BanyumasHiburan menarik untuk warga Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya.

Ayo bareng-bareng ramaikan kemeriahan Festival Kentongan dalam rangka HUT RI ke-80.

Acara akan dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025 sekitar pukul 19.30 WIB - selesai.

Anda bisa menyaksikan langsung di Alun-Alun Purbalingga.

Acara ini bakal jadi ajang unjuk kreasi kelompok kentongan terbaik se-Purbalingga. 

Bukan cuma hiburan, tapi juga bentuk melestarikan budaya dan memperkuat rasa kebersamaan kita.

Festival Kentongan bukanlah sekadar pertunjukan musik tradisional

Lebih dari itu, festival ini menjadi simbol persatuan, kreativitas, dan semangat kebangsaan. 

Kentongan, alat musik yang biasanya digunakan sebagai penanda waktu atau peringatan, di tangan para seniman Purbalingga diubah menjadi instrumen utama yang menghasilkan melodi indah dan ritme yang harmonis.

Semakin ramai, semakin gegap gempita dan tentunya akan terasa guyub rukunnya orang-orang Purbalingga