Ribuan Guru PAUD di Kebumen Terima Jastendik Rp11 Miliar, Simak Rinciannya

Bupati Kebumen serahkan Jastendik simbolis untuk guru PAUD
Sumber :
  • Pemkab Kebumen

Pemkab Kebumen salurkan Rp11 miliar untuk 2327 guru PAUD lewat Jastendik 2025, bentuk apresiasi atas dedikasi mendidik anak usia dini dengan penuh pengabdian

Viva, Banyumas - Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Melalui program Jaminan Kesejahteraan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Jastendik) 2025, sebanyak 2.327 guru PAUD menerima bantuan dengan total anggaran mencapai Rp11.169.600.000.

Penyerahan Jastendik dilakukan secara simbolis dalam rangkaian acara Gebyar PAUD 2025, Selasa (26/8/2025), di halaman Sekretariat Daerah dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen.

Acara ini dihadiri ratusan guru, siswa-siswi PAUD, pengawas sekolah, penilik PAUD, serta Bunda PAUD dari seluruh kecamatan. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, secara langsung menyerahkan bantuan simbolis kepada lima perwakilan guru PAUD.

Masing-masing guru menerima Rp4,8 juta, yang merupakan alokasi Rp400 ribu per bulan selama satu tahun. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik yang berperan penting dalam pendidikan anak usia dini. “Guru PAUD adalah pahlawan bagi anak-anak kita.

Mereka mengajar dengan penuh semangat meski honor yang diterima belum sebanding dengan pengabdian mereka. Karena itu, Pemkab berkomitmen untuk terus mendukung,” ujar Lilis dikutip dari Pemkab Kebumen.

Adapun penerima simbolis di antaranya adalah Siti Ngarifah (TK Aisyiyah VI Gombong), Suci Rakhmawati (TK Pertiwi 14.1.1 Kebumen), Pudji Sariani (TK PGRI Plarangan Karanganyar), Era Safitri (TK Muslimat NU 15 Al-Kawakib Pejagoan), dan Dyah Puput Nugraheni (Pos PAUD Krakal Ceria Alian).

Sekretaris Disdikpora Kebumen, Dr Agus Sunaryo, menjelaskan bahwa Jastendik bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga bentuk apresiasi nyata pemerintah terhadap dedikasi guru PAUD. Program ini diharapkan dapat memotivasi guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini.

Selain penyerahan Jastendik, acara Gebyar PAUD juga dimeriahkan dengan berbagai lomba yang melibatkan 546 anak didik dari 26 kecamatan. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan yang mengasah keterampilan sekaligus mempererat interaksi sosial mereka.

Kegiatan ini juga sejalan dengan gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang menanamkan nilai-nilai positif sejak dini. Kehadiran ratusan guru dan anak PAUD menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat dalam membangun generasi unggul.

Dengan adanya Jastendik senilai Rp11 miliar ini, diharapkan kesejahteraan guru PAUD semakin meningkat sehingga mereka dapat lebih fokus dalam mendidik generasi penerus bangsa

Pemkab Kebumen salurkan Rp11 miliar untuk 2327 guru PAUD lewat Jastendik 2025, bentuk apresiasi atas dedikasi mendidik anak usia dini dengan penuh pengabdian

Viva, Banyumas - Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Melalui program Jaminan Kesejahteraan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Jastendik) 2025, sebanyak 2.327 guru PAUD menerima bantuan dengan total anggaran mencapai Rp11.169.600.000.

Penyerahan Jastendik dilakukan secara simbolis dalam rangkaian acara Gebyar PAUD 2025, Selasa (26/8/2025), di halaman Sekretariat Daerah dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen.

Acara ini dihadiri ratusan guru, siswa-siswi PAUD, pengawas sekolah, penilik PAUD, serta Bunda PAUD dari seluruh kecamatan. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, secara langsung menyerahkan bantuan simbolis kepada lima perwakilan guru PAUD.

Masing-masing guru menerima Rp4,8 juta, yang merupakan alokasi Rp400 ribu per bulan selama satu tahun. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik yang berperan penting dalam pendidikan anak usia dini. “Guru PAUD adalah pahlawan bagi anak-anak kita.

Mereka mengajar dengan penuh semangat meski honor yang diterima belum sebanding dengan pengabdian mereka. Karena itu, Pemkab berkomitmen untuk terus mendukung,” ujar Lilis dikutip dari Pemkab Kebumen.

Adapun penerima simbolis di antaranya adalah Siti Ngarifah (TK Aisyiyah VI Gombong), Suci Rakhmawati (TK Pertiwi 14.1.1 Kebumen), Pudji Sariani (TK PGRI Plarangan Karanganyar), Era Safitri (TK Muslimat NU 15 Al-Kawakib Pejagoan), dan Dyah Puput Nugraheni (Pos PAUD Krakal Ceria Alian).

Sekretaris Disdikpora Kebumen, Dr Agus Sunaryo, menjelaskan bahwa Jastendik bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga bentuk apresiasi nyata pemerintah terhadap dedikasi guru PAUD. Program ini diharapkan dapat memotivasi guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini.

Selain penyerahan Jastendik, acara Gebyar PAUD juga dimeriahkan dengan berbagai lomba yang melibatkan 546 anak didik dari 26 kecamatan. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan yang mengasah keterampilan sekaligus mempererat interaksi sosial mereka.

Kegiatan ini juga sejalan dengan gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang menanamkan nilai-nilai positif sejak dini. Kehadiran ratusan guru dan anak PAUD menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat dalam membangun generasi unggul.

Dengan adanya Jastendik senilai Rp11 miliar ini, diharapkan kesejahteraan guru PAUD semakin meningkat sehingga mereka dapat lebih fokus dalam mendidik generasi penerus bangsa