Gebrakan Super League 2025! 4 Pemain Diaspora Timnas Resmi Merapat ke Klub Elite
- instagram @thomhaye
Empat pemain diaspora Timnas Indonesia resmi gabung klub elite Super League 2025/26. Kehadiran mereka diyakini bakal meningkatkan kualitas kompetisi domestik
Viva, Banyumas - Super League Indonesia musim 2025/26 resmi dimulai dengan gebrakan besar. Empat pemain diaspora yang sebelumnya membela Timnas Indonesia kini resmi memperkuat klub-klub elite di kompetisi tertinggi Tanah Air.
Kehadiran mereka bukan hanya menambah daya saing klub, tetapi juga memperkaya kualitas liga yang semakin kompetitif. Salah satu transfer paling mencuri perhatian datang dari Jordi Amat, bek tangguh yang telah lama menjadi pilar pertahanan Garuda.
Amat kini resmi bergabung dengan Persija Jakarta. Dengan pengalaman panjang bermain di Eropa, eks pemain Swansea City dan KAS Eupen ini diharapkan mampu memperkokoh lini belakang Macan Kemayoran sekaligus membawa tim ibu kota bersaing di papan atas Liga Super Indonesia.
Tak kalah menarik, Rafael Struick, penyerang muda andalan Timnas, memilih bergabung dengan Dewa United. Banten Warriors menaruh harapan besar pada kecepatan dan naluri gol Struick untuk menjadi ujung tombak di lini depan. Dengan gaya bermain agresif, Struick diyakini bisa menghadirkan ancaman nyata bagi lawan-lawannya.
Di Pulau Dewata, Bali United juga tak ketinggalan dalam perburuan pemain diaspora. Mereka resmi mendatangkan Jens Raven, striker muda yang siap menambah variasi serangan Serdadu Tridatu. Kehadiran Raven di Stadion Kapten I Wayan Dipta diharapkan mampu memberi warna baru sekaligus menambah daya dobrak lini depan Bali United.
Sementara itu, Persib Bandung membuat kejutan besar dengan mendatangkan Thom Haye. Gelandang kreatif ini sebelumnya memperkuat Almere City di Belanda dan kini resmi berseragam Maung Bandung.
Dengan kreativitas dan visi bermain yang tajam, Haye diprediksi akan menjadi motor serangan Persib sekaligus pemain paling berharga di Liga musim ini. Masuknya empat pemain diaspora ini jelas menjadi sinyal positif bagi perkembangan Super League Indonesia 2025/26. Selain meningkatkan daya tarik kompetisi, keberadaan mereka juga berpotensi menjaga kualitas performa menuju agenda Timnas Indonesia di level internasional.
Para penggemar sepak bola nasional kini menantikan bagaimana kontribusi keempat pemain diaspora tersebut di klub masing-masing. Dengan pengalaman internasional yang mereka miliki, kompetisi musim ini dipastikan akan semakin seru, ketat, dan penuh kejutan