Fadly Alberto Bikin Ricuh! Tendangan Kontroversial di EPA U-20 Disorot Media Malaysia, Berujung Dicoret
- Instagram @albrtoo_10/@smgfootball
VIVA Banyumas – Insiden sepak bola di EPA U20 yang melibatkan Fadly Alberto menjadi sorotan Stadion Astro hingga membuat PSSI mencoret pemain tersebut dari Timnas Indonesia U20.
Insiden panas yang melibatkan pemain muda kembali mencoreng wajah kompetisi usia dini di Indonesia dan bahkan menyedot perhatian media luar negeri.
Nama Fadly Alberto kini menjadi sorotan setelah aksinya dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 menuai kritik tajam, termasuk dari media Malaysia, Stadium Astro.
Dalam pemberitaannya, media tersebut menilai tindakan Fadly Alberto sudah melampaui batas sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi dalam sepak bola.
Bahkan, mereka menyebut aksi tersebut sebagai gerakan “kung fu” yang tidak mencerminkan permainan profesional.
"Gila! Aksi kung fu para pemain Piala Dunia Indonesia sepertinya tidak mengikuti aturan," tulis media Malaysia, Stadium Astro, dalam tajuk laporannya.
Peristiwa ini terjadi saat laga antara Bhayangkara FC U-20 kontra Dewa United U-20 dalam ajang EPA U-20.
Pertandingan yang awalnya diharapkan berlangsung kompetitif justru berubah menjadi tegang setelah terjadi pelanggaran keras yang memancing emosi para pemain di lapangan.
Fadly Alberto, yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari skuad Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025, menjadi pusat perhatian setelah diduga melakukan tendangan keras ke arah lawannya. Momen tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial.
Dalam rekaman itu, terlihat situasi semakin memanas dengan keterlibatan sejumlah pemain dari kedua tim.
Keributan tak terhindarkan hingga memaksa wasit dan ofisial pertandingan turun tangan untuk meredakan keadaan.
Tidak hanya Fadly Alberto, beberapa pemain lain juga dilaporkan ikut terlibat dalam aksi keras yang memperburuk situasi.
Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti karena meningkatnya ketegangan dan protes dari para pemain.
Reaksi publik pun bermunculan, mulai dari kecaman keras hingga desakan agar federasi sepak bola Indonesia mengambil tindakan tegas demi menjaga citra kompetisi.
Sebagai respons awal, Ketua BTN, Sumardji, memastikan bahwa Fadly Alberto dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-20.