Nasib Geypens Terombang-ambing: Dipanggil Timnas Indonesia, Tapi Dilarang Tampil di Belanda
- Instagram - FC Emmen
VIVA Banyumas – Kabar mengenai bergabungnya Tim Geypens ke Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 sempat menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Pemain muda tersebut disebut mendapat panggilan dari pelatih John Herdman untuk memperkuat skuad Garuda pada jeda internasional Maret 2026.
Namun, di tengah peluang emas itu, situasi kurang menyenangkan justru menghampirinya di Belanda.
Geypens akhirnya memperoleh kesempatan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia setelah resmi menjadi warga negara Indonesia pada Februari 2025.
Pemanggilan ini menjadi momen penting karena merupakan peluang pertamanya membela tim nasional sejak proses naturalisasi rampung.
Bek kiri berusia 20 tahun itu sebelumnya masuk dalam daftar awal berisi 41 pemain pilihan Herdman.
Seiring berjalannya seleksi, jumlah pemain dipangkas menjadi 24 nama inti. Sayangnya, nama Geypens sempat tidak termasuk dalam daftar akhir tersebut. Meski demikian, situasi berubah setelah Dean James dipastikan absen.
Berdasarkan informasi dari staf khusus Menteri Hukum Republik Indonesia, Noor Korompot, Geypens kembali dipanggil dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Kamis (26/3/2026).
Di sisi lain, karier klub Geypens bersama FC Emmen justru tengah menghadapi persoalan serius. Ia tidak masuk dalam daftar pemain untuk pertandingan melawan Cambuur pada Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Penyebabnya berkaitan dengan masalah administratif, khususnya paspor.
Permasalahan ini muncul setelah adanya laporan dari NAC Breda yang mempersoalkan keikutsertaan pemain naturalisasi dalam kompetisi Liga Belanda.
Mereka bahkan menuntut agar pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang akibat keterlibatan Dean James. Dampak dari polemik tersebut kini turut dirasakan oleh Geypens.
FC Emmen sendiri masih kebingungan menentukan langkah yang tepat dalam menghadapi kondisi ini.
Direktur teknik klub, Nico Haak, mengungkapkan kekhawatiran terhadap masa depan sang pemain muda.
“Ternyata, seketika seseorang secara sukarela menjadi warga negara Indonesia, mereka kehilangan paspor Belanda. Itu tampaknya yang terjadi kepada Tim,” kata Haak kepada DVHN.
“Itu benar-benar di luar kemauan, pengetahuan, dan bukan kesalahannya. Kami menghadapi seorang talenta berusia 20 tahun yang melihat keseluruhan hidupnya kolaps. Itu benar-benar situasi yang tidak menyenangkan,” tambahnya.
Media Belanda, DVHN, juga mengabarkan bahwa Geypens untuk sementara tidak diperbolehkan mengikuti sesi latihan bersama FC Emmen.