Erick Thohir Pasang Target Tinggi! Timnas Indonesia Harus Bikin FIFA Series Jadi Bukti, Bukan Sekadar Seremoni
- Antara
VIVA Banyumas – Perhelatan FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 27–30 Maret menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia dalam menunjukkan kualitas sekaligus membawa nama bangsa di panggung internasional.
Turnamen ini bukan sekadar ajang pertandingan biasa, melainkan juga menjadi tolok ukur kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi sepak bola berstandar global.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa kesempatan menjadi tuan rumah FIFA Series merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, kepercayaan dari FIFA ini menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan pertandingan internasional dengan kualitas tinggi, baik dari sisi teknis maupun non-teknis.
Erick menyampaikan bahwa penyelenggaraan FIFA Series di SUGBK diharapkan mampu memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya untuk Timnas Indonesia tetapi juga untuk perkembangan sepak bola nasional secara keseluruhan.
Ia menekankan pentingnya kesiapan fasilitas stadion, kualitas lapangan, serta manajemen pertandingan yang profesional demi menciptakan pengalaman terbaik bagi pemain dan penonton.
“Kami ingin FIFA Series di SUGBK menjadi momentum positif. Bukan hanya bagi timnas, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah pertandingan internasional dengan atmosfer yang luar biasa. Oleh karena itu, lapangan dan fasilitas lainnya sudah dipersiapkan sebaik mungkin,” tutur Erick dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (24/3).
Selain itu, Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga menilai bahwa kesuksesan turnamen ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih modern dan profesional di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa PSSI tidak hanya mengejar kemenangan di atas lapangan, tetapi juga berfokus pada peningkatan kualitas kompetisi, tata kelola organisasi, hingga standar operasional pertandingan.
Dalam kesempatan tersebut, Erick juga menyoroti perkembangan positif para pemain Indonesia yang kini semakin banyak berkarier di luar negeri.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kompetisi domestik tetap memiliki peran vital sebagai fondasi utama pembentukan kekuatan Timnas Indonesia di masa depan.
“Kita sekarang punya banyak pemain yang bermain di luar negeri, tetapi liga domestik tetap menjadi fondasi penting. Kombinasi ini yang ingin kita bangun agar timnas semakin kuat,” jelasnya.
Ujian awal bagi Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 akan dimulai pada Jumat (27/3), saat menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka.