Dulu Kapten, Kini Tersisih? Asnawi Buka Suara Soal Ketatnya Persaingan di Timnas Indonesia Era Baru

Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.
Sumber :
  • PSSI

VIVA Banyumas –Persaingan ketat di posisi bek kanan Timnas Indonesia membuat Asnawi Mangkualam harus bersaing dengan Sandy Walsh demi tampil di FIFA Series 2026.

img_title Persaingan Timnas Indonesia Makin Sengit, John Herdman Segera Umumkan Pemain yang Lolos TC Tahap Kedua

Mantan kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, memberikan pandangannya mengenai ketatnya persaingan di posisi bek kanan dalam skuad Garuda, terutama sejak era kepelatihan Shin Tae-yong.

Sebagaimana diketahui, Asnawi merupakan salah satu pemain kunci Timnas Indonesia pada masa kepemimpinan Shin Tae-yong.

Bahkan, mantan pemain PSM Makassar tersebut sempat dipercaya mengenakan ban kapten sebelum akhirnya posisi tersebut kini diemban oleh Jay Idzes.

Namun, memasuki era kepelatihan Patrick Kluivert hingga John Herdman, Asnawi belum kembali mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia, termasuk dalam agenda FIFA Series 2026.

img_title Penampilan Justin Hubner Bikin Media Belanda Terpukau, Bek Timnas Indonesia Nyaris Cetak Gol Akrobatik ke Gawang Genk

Kondisi ini menunjukkan bahwa persaingan di tubuh Timnas Indonesia semakin kompetitif, khususnya di sektor pertahanan.

Menanggapi ketatnya perebutan posisi bek kanan di Timnas Indonesia, Asnawi menegaskan bahwa hubungan antar pemain tetap profesional dan jauh dari konflik pribadi.

Ia menilai persaingan justru menjadi motivasi untuk memberikan performa terbaik di lapangan.

"Kalau awal-awal kan Kevin Diks belum datang, yang masih ada tuh Sandy Walsh, kita persaingannya tidak ada permasalahan sih kalau di luar lapangan, jadi kita saling seperti apa, cuman di dalam lapangan bersaing aja," ujarnya dilansir dari kanal Youtube Hanif Thamrin.

Pemain yang kini memperkuat Port FC itu juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai antar pemain dalam Timnas Indonesia.

img_title Timnas Indonesia Dapat Kabar Tak Mengenakkan, Mauro Zijlstra Mundur dari TC

Ia bahkan pernah menyampaikan secara langsung kepada Sandy Walsh terkait persaingan sehat yang mereka jalani.

"Aku pernah bilang ke Sandy Walsh,'bro, kalau kamu dimainkan, aku nggak ada masalah, itu kesempatan kamu, tapi ketika aku dimainkan, saya harap kamu juga tidak permasalahin. Karena siapapun yang dipercaya pelatih it's okay, kita lakuin aja buat Indonesia, aku bilang gitu," pungkasnya.

Lebih lanjut, Asnawi juga mengenang momen di ajang Piala Asia 2023, ketika Sandy Walsh lebih sering mendapatkan kesempatan bermain karena dirinya sedang dalam kondisi cedera.

Ia mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut karena semua keputusan berada di tangan pelatih.

"Sandy lebih sering dimainkan, aku bilang ke Sandy saat itu, bro, ini kesempatan kamu, karena sebelumnya aku terus yang main, aku tuh nggak pernah permasalahin kalau kamu dimainkan," tuturnya.

"Sama pun sebaliknya, kita kan cuma ditunjuk aja sama pelatih, kita ngelakuin aja yang terbaik" sambungnya.

Di sisi lain, komposisi skuad Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026 juga menjadi perhatian publik.

Halaman Selanjutnya
img_title