PSSI Dekati 3 Pemain Keturunan! Timnas Indonesia Siap Ketiban Durian Runtuh, Tapi DPR Jadi Penentu Nasib
- Instagram @tristangooijer
VIVA Banyumas – Timnas Indonesia melalui PSSI tengah mengupayakan naturalisasi pemain keturunan usai FIFA Series 2026, namun proses tersebut masih menunggu persetujuan DPR RI.
Upaya memperkuat Timnas Indonesia terus dilakukan oleh PSSI, termasuk melalui jalur naturalisasi pemain keturunan.
Terbaru, tiga nama pemain diaspora dari liga luar negeri disebut telah dihubungi untuk memperkuat skuad Garuda, mulai dari kompetisi di Belanda hingga Australia.
Peluang bertambahnya amunisi baru bagi Timnas Indonesia diperkirakan akan terjadi setelah gelaran FIFA Series 2026 berakhir.
Hal ini dikarenakan proses naturalisasi masih berjalan dan saat ini memasuki tahap administratif lanjutan yang belum sepenuhnya rampung.
Kabar tersebut disampaikan oleh Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga. Ia menjelaskan bahwa proses naturalisasi sebenarnya sudah dimulai, tetapi masih harus melewati tahapan penting, terutama persetujuan di tingkat legislatif.
Menurut Arya, salah satu langkah krusial adalah mendapatkan persetujuan melalui sidang DPR RI.
Tahapan ini menjadi gerbang utama sebelum para pemain resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) dan dapat memperkuat Timnas Indonesia di ajang internasional.
"Iya, (soal waktu sidang) ini kita belum tahu. Aku masih cek lagi DPR kapan sidangnya," ujar Arya saat ditemui di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Hingga saat ini, PSSI masih menunggu kepastian jadwal sidang dari DPR. Tanpa adanya agenda tersebut, proses naturalisasi belum bisa dilanjutkan secara resmi. Ketidakpastian ini juga membuat publik belum mengetahui kapan para pemain tersebut dapat bergabung secara penuh.
Ketika ditanya terkait jumlah pemain yang akan diproses, Arya mengaku belum bisa memberikan jawaban pasti.
Ia juga belum memastikan apakah pengajuan naturalisasi akan dilakukan sekaligus atau secara bertahap.
"Belum tahu (berapa pemain diproses), kita tunggu saja," kata Arya.
Lebih lanjut, ia mengindikasikan bahwa proses naturalisasi kemungkinan baru akan dilanjutkan setelah FIFA Series 2026 selesai.
Hal ini disebabkan waktu persiapan yang dinilai terlalu sempit jika dipaksakan sebelum turnamen berlangsung.
"Iya setelah (FIFA Series 2026), karena mepet kan. Enggak mungkin lagi," sambungnya.
Sejumlah laporan sebelumnya juga menyebut bahwa PSSI telah melakukan pendekatan kepada beberapa pemain keturunan.