Lini Depan Timnas Indonesia Butuh Tenaga Baru, Naturalisasi Vickery Bisa Jadi Solusi Tepat
- Instagram - Luke Vickery
VIVA Banyumas – Isu naturalisasi kembali menjadi topik hangat di tubuh Timnas Indonesia. Federasi sepak bola nasional disebut tengah menyorot sejumlah pemain keturunan yang saat ini berkarier di Eropa maupun liga-liga luar negeri, dengan tujuan memperkuat lini depan yang dinilai belum optimal.
Kebutuhan akan striker tajam menjadi salah satu perhatian utama bagi pelatih dan manajemen, mengingat peran ujung tombak sangat krusial dalam membangun serangan yang efektif.
Selama ini, lini serang Garuda masih sangat bergantung pada Ole Romeny. Sementara itu, beberapa nama lain seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, Jens Raven, hingga Mauro Zijlstra belum mampu menunjukkan konsistensi sebagai penyerang utama.
Dengan jadwal padat sepanjang 2026, PSSI diharapkan bergerak cepat untuk mencari solusi yang tepat guna memperkuat skuad, terutama sektor penyerangan.
Salah satu strategi yang kembali diandalkan adalah program naturalisasi, yang diyakini mampu menambah kedalaman tim dan memberi opsi lebih beragam bagi pelatih.
Dari sederet kandidat, Luke Vickery muncul sebagai salah satu pemain yang paling menonjol. Pemain keturunan Indonesia yang lahir di Hawaii, Amerika Serikat, ini saat ini membela Macarthur FC di A-League.
Performa Vickery musim ini tergolong cukup menjanjikan, dengan torehan empat gol dan satu assist dari 19 pertandingan, serta total menit bermain yang melebihi seribu menit. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki kapasitas fisik dan konsistensi yang dapat diandalkan.
Situasi menjadi lebih menarik karena Vickery mengungkapkan bahwa ia telah menjalin komunikasi langsung dengan pelatih John Herdman, bahkan lebih dari satu kali.
“Saya kontak sudah di sana, kami sudah berbicara beberapa kali dan saya suka visinya bersama Timnas Indonesia dan ya itu sangat menarik,” kata Luke Vickery dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha.
Selain itu, Vickery juga menunjukkan antusiasme tinggi untuk membela Merah Putih.
Bagi dirinya, kesempatan tampil di hadapan puluhan ribu suporter Indonesia merupakan pengalaman yang sangat ia nantikan.
"Saya pasti akan terbuka untuk itu dan sangat tertarik membela tim nasional. Sebagai striker di depan puluhan ribu orang di Indonesia, saya pikir itu akan menjadi pengalaman luar biasa dan pasti saya akan mempertimbangkannya," ujarnya.