Witan Sulaeman Terancam? Timnas Indonesia Siapkan Pemangkasan 41 Pemain ke 23 Nama
- Instagram/@witansulaiman_
VIVA Banyumas – Menjelang pelaksanaan FIFA Series 2026, dinamika di dalam skuad Timnas Indonesia semakin terasa intens.
Atmosfer kompetisi antar pemain meningkat seiring dengan mendekatnya proses seleksi akhir yang akan dipimpin oleh pelatih John Herdman.
Turnamen internasional ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 hingga 31 Maret 2026, dengan menghadirkan empat negara peserta, yaitu Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts and Nevis.
Dalam tahap awal persiapan, pelatih Timnas Indonesia telah memanggil total 41 pemain. Jumlah tersebut merupakan bagian dari seleksi awal untuk menyaring pemain terbaik yang akan dibawa ke ajang tersebut.
Namun, daftar ini masih bersifat sementara dan akan mengalami pengurangan secara bertahap.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa hanya sekitar 27 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC).
Setelah itu, jumlah tersebut kembali dipangkas menjadi 23 pemain yang resmi didaftarkan ke turnamen FIFA Series 2026.
Persaingan ketat di tubuh Timnas Indonesia pun memicu berbagai prediksi dari pengamat sepak bola.
Salah satu pengamat, Bung Harpa, turut memberikan pandangannya terkait potensi pemain yang akan tersingkir dalam proses seleksi ini.
Ia mengaku cukup terkejut dengan waktu pengumuman daftar pemain yang dilakukan pada dini hari.
"Semuanya agak kaget juga ya, kaget bukan karena 41 nama, tapi jam mengumumkannya jam sahur," ujar Bung Harpa soal pemanggilan 41 nama pemain Timnas Indonesia, seperti dilansir dari tayangan Morning Zone.
Menurut Bung Harpa, ada beberapa pemain yang berpeluang besar dicoret dari skuad akhir, bahkan di antaranya merupakan nama-nama yang cukup dikenal publik.
Salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah kondisi fisik pemain. Ia mencontohkan Miliano Jonathans yang diperkirakan tidak dapat tampil karena mengalami cedera.
Selain faktor kebugaran, menit bermain di level klub juga menjadi indikator penting dalam penilaian pelatih.
Pemain yang jarang mendapatkan kesempatan tampil dinilai memiliki peluang lebih kecil untuk masuk dalam skuad utama Timnas Indonesia.
Dalam konteks ini, nama Witan Sulaeman turut menjadi sorotan karena minimnya waktu bermain di klubnya saat ini.