STY Prihatin Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Optimis Bangkit Menuju 2030

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

VIVA Banyumas – Penurunan performa Timnas Indonesia membuat Shin Tae-yong kecewa, terutama setelah peluang di Kualifikasi Piala Dunia menuju Piala Dunia 2026 terhenti usai pergantian pelatih ke Patrick Kluivert.

img_title Jay Idzes Blak-blakan: Jepang vs Belanda di Piala Dunia 2026, Duel Gila yang Tak Bisa Diprediksi!

Situasi Timnas Indonesia yang terus merosot dalam beberapa bulan terakhir membuat Shin Tae-yong (STY) tak dapat menyembunyikan kekecewaan mendalam.

Pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan rasa prihatin melihat perkembangan skuad Garuda setelah ia tidak lagi berada di posisi pelatih utama, padahal sebelumnya ia berhasil membawa tim ini mencapai pencapaian bersejarah.

img_title Bukan Latih Timnas Indonesia! Shin Tae-yong Balik Diam-Diam, Eh Malah Jadi “Orang Belakang Layar”, Publik Kaget

Di era kepelatihannya, STY sukses menuntun Timnas Indonesia lolos hingga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah prestasi yang belum pernah diraih dalam sejarah modern sepak bola nasional.

Namun momentum tersebut terhenti setelah PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih baru, keputusan yang kemudian berujung pada penurunan performa secara drastis.

img_title Timnas Indonesia Punya Calon Playmaker, Floris Van Bronckhorst Siap Angkat Garuda ke Level Baru

Pergantian tersebut membuat mimpi publik Indonesia untuk melihat Garuda melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 kandas di saat peluang sebenarnya sudah terbuka lebar.

Di bawah komando Kluivert, performa Timnas Indonesia tidak menunjukkan kestabilan, hingga akhirnya gagal melanjutkan perjalanan ke panggung tertinggi sepak bola dunia.

Shin Tae-yong, meski sudah tidak terlibat langsung, tetap merasakan betapa pedihnya kegagalan itu.

Ia memahami emosi para pendukung yang berharap besar melihat Garuda mencatat sejarah baru.

Kebutuhan akan konsistensi strategi dan kepemimpinan kuat terlihat semakin nyata setelah kegagalan tersebut.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa, saya merasa sedih dan sakit hati karena timnas Indonesia tidak bisa lolos ke Piala Dunia. Apalagi para pemain kita sudah bekerja keras sampai akhir,” sambung Shin Tae-yong di YouTube JekPot, dikutip Jumat 12 Desember 2025.

Menurut STY, peluang Timnas Indonesia sebenarnya sangat besar ketika berhasil mencapai putaran keempat.

Namun momentum itu tidak terkelola dengan optimal sehingga kesempatan emas itu hilang begitu saja.

“Sayangnya tidak lolos padahal sudah ronde ke-4. Sudah bagus lolos sampai ronde ke-4 tapi sayangnya gagal,” ujarnya.

Meski menyayangkan hasil yang terjadi, STY tetap memberikan dukungan moral bagi para pemain.

Halaman Selanjutnya
img_title