Mantan Pelatih Ajax Heitinga Tolak Tawaran Melatih Timnas Indonesia, PSSI Terus Cari Kandidat Baru
- Ajax
VIVA Banyumas – John Heitinga menolak tawaran PSSI untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia, meski sebelumnya menjadi kandidat pelatih Timnas Indonesia terbaru usai kariernya di Ajax Amsterdam.
Mantan pelatih Ajax Amsterdam tersebut dikabarkan menolak tawaran dari PSSI untuk menangani Timnas Indonesia, menurut laporan media Belanda, Soccernews.
Sebelumnya, Heitinga muncul sebagai salah satu kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert di skuad Garuda, ditandai dengan aktivitasnya mengikuti akun Instagram resmi PSSI dan Timnas Indonesia.
Meski digadang-gadang menjadi arsitek anyar Timnas Indonesia, Heitinga belum bersedia menerima tawaran tersebut.
"PSSI baru-baru ini menghubungi John Heitinga untuk menanyakan apakah terbuka melatih Timnas Indonesia. Namun, Heitinga menolak tawaran tersebut." tulisnya Soccernews, dikutip Kamis (11/12/2025).
Alasan penolakan belum dijelaskan secara rinci oleh pelatih berusia 42 tahun itu.
Walau menolak kesempatan saat ini, Heitinga tidak menutup kemungkinan untuk menangani Timnas Indonesia di masa depan.
Mantan asisten pelatih Liverpool ini dipastikan tidak akan memimpin skuad Garuda dalam waktu dekat.
Heitinga saat ini berstatus tanpa klub setelah dipecat oleh Ajax Amsterdam pada 6 November 2025.
Selama menangani Ajax, ia hanya meraih lima kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan dari 15 pertandingan, sehingga membuat manajemen klub Belanda itu memutuskan kontraknya.
Sebelumnya, Heitinga dikenal sebagai asisten pelatih Arne Slot yang membawa Liverpool juara Liga Inggris musim 2024-2025.
Di sisi lain, PSSI terus melakukan upaya untuk mencari pelatih baru Timnas Indonesia. Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, bersama anggota Komite Eksekutif, Endri Erawan dan Muhammad, telah bertolak ke Eropa untuk melakukan wawancara dengan calon-calon pelatih.
Beberapa nama besar seperti Giovanni van Bronckhorst, John Heitinga, hingga Heimir Hallgrimsson sempat muncul sebagai kandidat, meski belum ada konfirmasi resmi mengenai siapa saja yang diwawancarai.
Dengan dinamika ini, pencarian arsitek anyar untuk Timnas Indonesia masih menjadi perhatian publik dan media, mengingat pentingnya peran pelatih dalam mengangkat performa tim nasional di berbagai kompetisi internasional.