Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra Bikin Media Thailand Prediksi Indonesia U-22 Mampu Pertahankan Emas SEA Games 2025

Ivar Jenner
Sumber :
  • Instagram/ivarjnr

VIVA Banyumas – Timnas Indonesia di bawah Indra Sjafri optimistis menghadapi SEA Games 2025, apalagi dengan hadirnya Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra yang memperkuat peluang Timnas Indonesia U-22 mempertahankan emas.

img_title Timnas Indonesia Dapat Kabar Tak Mengenakkan, Mauro Zijlstra Mundur dari TC

Media Thailand mulai menyoroti peluang Timnas Indonesia U-22 dalam mempertahankan medali emas SEA Games 2025.

Sorotan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat skuad Garuda Muda kini diperkuat sejumlah pemain diaspora yang dinilai mampu meningkatkan kualitas permainan.

img_title Herdman Putar Otak Jelang Final! Timnas Indonesia Tanpa Zijlstra Lawan Bulgaria

Dua nama yang paling mencolok adalah Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra, yang disebut dapat menjadi tulang punggung tim asuhan Indra Sjafri.

Cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2025 telah resmi bergulir. Meski begitu, Timnas Indonesia U-22 belum menjalani pertandingan perdananya.

img_title Timnas Indonesia Punya Calon Playmaker, Floris Van Bronckhorst Siap Angkat Garuda ke Level Baru

Anak asuh Indra Sjafri baru akan tampil melawan Filipina pada Senin (8/12/2025).

Turnamen tahun ini memberi kesempatan bagi Indra Sjafri untuk mengulang sukses besar di SEA Games 2023, saat ia membawa Indonesia meraih emas pertama dalam format U-22.

Momentum tersebut menjadi modal penting untuk kembali membidik prestasi tertinggi.

Dalam persiapannya, Indra memanggil empat pemain diaspora yakni Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, Dion Markx, dan Marselino Ferdinan.

Namun, Marselino harus dicoret akibat cedera hamstring dan posisinya digantikan oleh Rifqi Ray.

Meskipun kehilangan salah satu gelandang potensial, Indonesia tetap punya komposisi yang solid.

Selain tiga diaspora yang tersisa, skuad Garuda Muda juga diperkuat pemain naturalisasi seperti Rafael Struick dan Jens Raven, yang tampil konsisten di Super League Indonesia.

Keberadaan para pemain ini memberikan dimensi baru pada permainan Indonesia, terutama dari sisi mobilitas, kreativitas, dan pengalaman bermain di level kompetitif yang lebih tinggi.

Media Thailand PRD ikut menilai potensi Indonesia dalam persaingan medali emas.

Dalam ulasannya, PRD menyoroti kekuatan ekstra yang datang dari para pemain diaspora.

“Sang juara bertahan berusaha untuk mempertahankan gelar mereka, dengan kehadiran empat pemain diaspora di skuad. SEA Games sebelumnya adalah medali emas pertama dalam sistem U-22 [untuk Indonesia],” tulis PRD, dikutip dari tvOneNews.

Media tersebut juga menggarisbawahi bahwa Indonesia bukan satu-satunya tim kuat dalam turnamen ini.

Halaman Selanjutnya
img_title