Kursi Pelatih Timnas Indonesia Kosong, Thom Haye Bicara dan Dua Nama Top Jadi Kandidat Pengganti Kluivert

Thom Haye
Sumber :
  • YouTube/The Haye Way

VIVA Banyumas – Kepergian Patrick Kluivert setelah Timnas Indonesia gagal menembus babak lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 meninggalkan kekosongan besar di kursi pelatih kepala.

img_title Timnas Indonesia Punya Calon Mesin Gol Baru, Adik Pemain Liga Italia Ini Sedang Menggila

Situasi ini langsung memicu spekulasi mengenai sosok yang paling tepat untuk menata kembali pondasi Garuda dan membawa tim nasional ke era baru yang lebih stabil.

Publik menyoroti figur pelatih yang tidak hanya memiliki rekam jejak gemilang, tetapi juga mampu memenuhi tuntutan rekonstruksi skuad.

img_title Resmi! Timnas Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik di FIFA Matchday, Ini Jadwal Lengkapnya

Nama-nama kandidat mulai bermunculan, dari pelatih berpengalaman di level Eropa hingga mereka yang memiliki keahlian dalam membangun tim muda.

Kehadiran calon pelatih baru ini juga mendapat perhatian pemain Timnas Indonesia, termasuk gelandang Persib Bandung, Thom Haye.

img_title Erick Thohir Lepas Tangan Soal Timnas Indonesia U-19 di AFF 2026, Semua Diserahkan ke Pelatih Nova Arianto

“Skuad Garuda siap bekerja di bawah komando siapapun yang ditunjuk PSSI, selama sosok tersebut mampu membawa visi baru setelah era Kluivert berakhir,” tegas Haye, dikutip dari tvOneNews, Minggu (17/12/2025).

Pernyataan ini menegaskan pentingnya stabilitas dan arah yang jelas bagi Timnas Indonesia pasca kegagalan menuju Piala Dunia 2026.

Sementara itu, isu mengenai pelatih Uzbekistan, Timur Kapadze, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai kandidat kuat, ternyata menimbulkan klarifikasi.

Media Uzbekistan, Upl.Uz, melaporkan bahwa rumor Kapadze akan menangani tim senior Indonesia tidak sepenuhnya akurat.

PSSI sebenarnya berencana menempatkan Kapadze sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23, dengan misi besar membawa Garuda Muda tampil di Olimpiade 2028.

“Media melaporkan bahwa otoritas sepak bola Indonesia ingin menunjuk Timur Kapadze ke tim Olimpiade nasional,” tulis Upl.Uz.

Kapadze dianggap cocok karena rekam jejaknya yang mumpuni dalam mengembangkan talenta muda Uzbekistan.

Namun, negosiasi ini tidak berjalan mulus karena Kapadze dikabarkan menolak tawaran tersebut.

“Kemungkinan besar, pelatih Uzbekistan itu menolak bekerja sama dengan tim Olimpiade, dan negosiasi pun gagal,” lanjut laporan tersebut.

Penolakan ini membuat PSSI harus mencari opsi lain untuk proyek jangka panjang Timnas U-23, yang menargetkan finis di tiga besar Piala Asia U-23 2028 sebagai tiket menuju Olimpiade.

Di sisi tim senior, kondisi tanpa pelatih tetap menjadi sorotan. Thom Haye memilih tidak terjebak dalam spekulasi.

Halaman Selanjutnya
img_title