Timur Kapadze Mundur dari Kandidat Pelatih Timnas Indonesia, Pilih Latih Klub PFC Navbahor Uzbekistan

Timur Kapadze
Sumber :
  • AFC

VIVA Banyumas – Timur Kapadze mundur dari pencalonan pelatih Timnas Indonesia setelah PSSI dan PFC Navbahor menawarkan posisi pelatih dengan pengalaman luas.

img_title Resmi! Timnas Indonesia Hadapi Oman dan Mozambik di FIFA Matchday, Ini Jadwal Lengkapnya

Keputusan ini diambil karena Kapadze menerima tawaran resmi dari klub asal negaranya, PFC Navbahor, yang memperkenalkannya sebagai pelatih baru pada Senin (1/12/2025).

PFC Navbahor menegaskan bahwa pemilihan Kapadze didasarkan pada kesamaan visi dan misi dalam mengembangkan klub.

img_title Erick Thohir Lepas Tangan Soal Timnas Indonesia U-19 di AFF 2026, Semua Diserahkan ke Pelatih Nova Arianto

"Timur Kapadze adalah salah satu perwakilan sepak bola Uzbekistan yang paling terkemuka, yang mana telah sukses mengelola tim dari berbagai level selama karier kepelatihannya dari tim muda hingga senior." tulis pernyataan klub dikutip Senin (1/12/2025).

Tidak menunggu waktu lama, PFC Navbahor memberikan kepercayaan penuh kepada Kapadze untuk memimpin tim.

img_title Tendangan Kung Fu Berbuah Petaka! Fadly Dicoret dari Timnas, Sponsor Kabur, Karier Muda Terancam Tamat

"Manajemen PFC Navbahor yakin bahwa pengalaman, visi profesional, dan pendekatan Timur Kapadze terhadap sepak bola modern akan memainkan peran penting dalam mencapai tujuan yang ditetapkan untuk klub," lanjut pernyataan klub.

Sebelumnya, Kapadze sempat berada di Jakarta pada November 2025 untuk kegiatan promosi pariwisata Uzbekistan.

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa PSSI sempat menghubunginya terkait kemungkinan melatih Timnas Indonesia.

Namun, Kapadze menegaskan bahwa komunikasi tersebut belum menghasilkan tawaran resmi.

"Jadi pernah ada yang kontak dari federasi ya, tapi tidak konkret," ujar Kapadze.

Ia menambahkan bahwa pihak federasi hanya menanyakan apakah dirinya berminat untuk bekerja sama dengan Timnas Indonesia.

"Pertanyaannya apakah ada keinginan? Saya bilang bahwa ada rencana, sudah direncanakan, kunjungan (ke Indonesia)," kata Kapadze.

"Jadi setelah kunjungan bisa dibahas, itu bisa dibahas, karena pertanyaannya ini sangat umum, apakah ada keinginan kerja sama dengan Indonesia? Itu aja, jawabannya pun sesuai," tutupnya.