Sosok Pelatih Belanda Ini Miliki Torehan Buruk di Premier League, Rumor Dikaitkan dengan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda ini punya rekor buruk
Sumber :
  • PSSI.org

Pelatih asal Belanda ini pernah gagal total di Premier League, namun  namanya sempat mencuat sebagai kandidat kuat juru taktik baru Timnas Indonesia.

img_title Jay Idzes Tolak Godaan AC Milan dan Inter, Diam-Diam Bidik Liverpool: Bek Timnas Punya Mimpi Besar ke Liga Inggris

Viva, Banyumas - Timnas Indonesia dipastikan tidak tampil di FIFA Matchday November 2025 ini karena belum adanya pelatih kepala.

Sejumlah nama disebut bakal menangani Timnas Indonesia pasca berakhirnya era Patrick Kluivert.

img_title Pascal Struijk Beri Kode, Timnas Indonesia Bergerak! Di Balik Kunjungan Grayson Ada Misi Tersembunyi?

Salah satu nama yang muncul kembali asal Belanda, Frank de Boer.

Terlebih eks pemain Timnas Belanda itu pernah bekerja sama dengan Ketum PSSI, Erick Thohir saat menjabat Presiden Inter Milan.

img_title Shin Tae-yong Yakin John Herdman Bisa Bawa Timnas Indonesia Tampil Lebih Tajam di FIFA Series 2026

Catatkan Hasil Buruk di Inggris

Dilansir dari Tvonenews.com, meski berstatus mantan pemain top dan pernah sukses bersama Ajax Amsterdam, perjalanan karier kepelatihannya di Eropa tak selalu gemilang.

De Boer sempat menangani Inter Milan pada 2016, namun hanya bertahan tiga bulan sebelum dipecat karena hasil buruk.

Setahun kemudian, ia mencoba peruntungan di Premier League bersama Crystal Palace. 

Sayangnya, kariernya di Inggris berakhir lebih cepat.

Dalam lima pertandingan, Palace kalah di empat laga Premier League dan gagal mencetak gol.

Satu-satunya kemenangan hanya diraih di Piala Liga Inggris. 

Catatan tersebut membuat Daily Mail menobatkannya sebagai pelatih terburuk dalam sejarah Liga Inggris.

Dalam wawancara dengan Voetbal International, De Boer bahkan mengaku tidak merindukan masa-masanya di Inggris. 

Meski begitu, pengalaman dan reputasinya di level internasional membuatnya tetap diperhitungkan. 

Kini, rumor kedatangannya ke Indonesia menimbulkan harapan baru di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.