Dean James Dikritik Pandit Belanda: 'Bermain Amatir'
- tvonenews
VIVA, Banyumas – Dean James, bek kiri andalan Timnas Indonesia yang kini membela Go Ahead Eagles, kembali menjadi sorotan.
Meskipun dianggap tampil bak "dewa" saat berseragam Merah Putih, performa terbarunya di level klub justru menuai kritik tajam.
Melansir dari tvonenews, dalam laga Liga Europa 2025-2026 yang dimenangkan Go Ahead Eagles 2-1 atas Aston Villa, James dicap bermain seperti pemain amatir oleh pandit sepak bola Belanda.
Blunder fatal apa yang ia lakukan? Dan bagaimana pandangan keras dari negeri Kincir Angin tersebut bisa muncul di tengah kemenangan klubnya?
Bek kiri Timnas Indonesia, Dean James, menjadi perbincangan hangat di Belanda setelah penampilannya dalam kemenangan 2-1 Go Ahead Eagles atas Aston Villa di Liga Europa pada Kamis (23/10/2025).
Meskipun timnya meraih hasil positif, James mendapat sorotan negatif dari pandit Belanda, Youri Mulder.
Mulder menyebut permainan James "agak amatir" setelah bek berusia 25 tahun itu melakukan blunder yang berujung pada gol cepat Aston Villa di menit keempat, dicetak oleh Evann Guessand.
Insiden tersebut terjadi ketika bola kemelut jatuh ke kaki Dean James di kotak penalti. Alih-alih langsung membersihkan bola, James gagal menguasainya dan bola berhasil direbut lawan, yang langsung dikonversi menjadi gol.
Mengutip dari Ziggo Sport, Youri Mulder mengkritik keras keputusan James menahan bola. "Mengangkat kaki seperti itu ketika bola melintas. Seseorang datang di belakang Anda. (Keputusan Dean James) itu agak amatir," ujar Mulder.
Ia menambahkan, James seharusnya melepaskan bola sejauh mungkin, apalagi secara fisik, pemain Aston Villa memiliki keunggulan postur. "Di situlah terlihat perbedaan fisik dengan pemain Villa," sambungnya.
Kendati demikian, James yang tampil penuh dan mencatat rating 6,5 menurut FotMob, tetap ikut merasakan kegembiraan setelah Go Ahead Eagles berhasil membalikkan kedudukan melalui gol Mathis Suray dan Mats Deijl.
Kemenangan ini menempatkan Go Ahead Eagles di posisi ke-12 klasemen Liga Europa.