Jay Idzes Ambil Hikmah dari Gagal ke Piala Dunia, Bek Sasussolo: Kita Butuh Pengalaman
- Instagram @jayidzes
Jay Idzes belajar dari kegagalan lolos ke Piala Dunia. Bek Sassuolo itu menilai pengalaman berharga dibutuhkan untuk membawa timnya tampil lebih matang ke depan.
Viva, Banyumas- Meskipun sedih, Jay Idzes tidak mau berlarut-larut meratapi kegagalan Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Mimpi melihat Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026 menghapi tim besar seperti Brazil, Belanda, dan Argentina harus pupus.
Kekalahan dari Irak dan Arab Saudi di ronde keempat, memastikan perjalanan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir.
Jay Idzes sebagai kapten mengaku sedih tidak bisa membawa Indonesia ke Piala Dunia.
Meskipun begitu bek Sassuolo tersebut mencoba untuk mengambil hikmah dari kegagalan.
Masih banyak waktu untuk berbenah
Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke putaran berikutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih menyisakan kekecewaan mendalam, terutama bagi sang kapten, Jay Idzes.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, bek tangguh yang kini memperkuat Sassuolo itu membagikan isi hatinya tentang beratnya menerima kenyataan pahit tersebut.
Jay menuturkan bahwa perjuangan panjang tim menuju impian tampil di panggung terbesar dunia harus terhenti.
Ia mengakui sulit menggambarkan perasaannya dengan kata-kata setelah berjuang keras bersama rekan setim, namun hasil akhirnya belum sesuai harapan.
“Mungkin belum waktu kita. Mungkin yang di atas punya jalan berbeda untuk kita. Mungkin kita butuh pengalaman ini untuk belajar dan berkembang,” tulisnya dengan nada reflektif.
Unggahan itu sontak mendapat banyak dukungan dari para pendukung Garuda yang memahami beratnya tekanan usai kegagalan tersebut.
Meski kritik dan sindiran ramai bermunculan di media sosial, Jay tetap menunjukkan kedewasaan dengan menanggapi semua hal secara positif.