Honda CR-V Tertabrak Truk Fuso di Turunan Bawen, Rem Diduga Blong, Lalu Lintas Solo–Semarang Sempat Macet
- Tim tvOne - Aditya Bayu
VIVA Banyumas – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Honda CR-V dan truk Fuso terjadi di Jalan Raya Solo–Semarang, tepatnya di Bawen Semarang, dalam insiden Honda CR-V ditabrak truk Fuso di turunan Bawen.
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk Fuso dan mobil Honda CR-V terjadi di ruas turunan Jalan Raya Solo–Semarang, tepatnya di depan PT Apac Inti, Jalan Soekarno-Hatta KM 32, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Senin malam (15/12/2025).
Insiden ini sempat menimbulkan suasana tegang dan mengganggu kelancaran arus kendaraan di jalur utama yang dikenal padat aktivitas.
Benturan keras terdengar sekitar pukul 19.15 WIB ketika truk Fuso yang melaju dari arah Solo menuju Semarang tidak mampu mengendalikan lajunya.
Kendaraan berat tersebut kemudian menabrak Honda CR-V yang berada di depannya hingga terdorong sejauh kurang lebih 25 meter.
Dampak tabrakan membuat lalu lintas dari kedua arah mengalami perlambatan cukup signifikan.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga kuat dipicu oleh gangguan pada sistem pengereman truk.
Saat memasuki jalur menurun, truk tidak dapat berhenti sebagaimana mestinya sehingga pengemudi kehilangan kendali.
Kondisi lalu lintas yang ramai mempersempit ruang manuver untuk menghindari tabrakan.
“Kejadian terjadi di Jalan Raya Solo–Semarang tepatnya di depan PT Apac Inti sekitar pukul 19.15 WIB." kata Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani membenarkan peristiwa tersebut, dikutip dari tvOneNews, Selasa (16/12/2025).
Ia menegaskan bahwa aparat segera turun ke lokasi untuk mengamankan situasi dan menangani korban.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pengemudi truk sudah diamankan, sementara pengemudi mobil mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke RS Ken Saras,” lanjutnya.
Penanganan medis segera diberikan kepada pengemudi Honda CR-V guna memastikan kondisi kesehatannya tetap terpantau.
Keterangan tambahan disampaikan Kaposlantas Ambarawa, Ipda Henry Bagus P, yang menjelaskan bahwa pengemudi truk sudah merasakan adanya masalah pada rem sebelum kecelakaan terjadi.
“Sekitar 50 meter sebelum TKP, pengemudi truk sudah merasa rem tidak berfungsi. Pada saat bersamaan, di jalur yang sama terdapat mobil Honda CR-V yang sedang berhenti untuk berputar arah. Kondisi lalu lintas yang ramai membuat truk tidak dapat menghindar,” ujarnya.