Isuzu Pamerkan Vertical Core Cycle Concept di JMS 2025, Transportasi Masa Depan Dimulai

Isuzu dengan konsep Vertical Core Cycle di JMS 2025
Sumber :
  • tvonenews

VIVA, Banyumas – ndustri otomotif global kembali dikejutkan dengan inovasi terbaru dari Isuzu. Pada ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025, Isuzu secara resmi memperkenalkan kendaraan konsep terbaru bernama Vertical Core Cycle Concept (VCCC).

img_title IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Analis Sebut Risiko Koreksi Masih Besar Meski Dibuka di Zona Hijau Hari Ini

Bukan hanya sekadar kendaraan futuristik, VCCC hadir dengan konsep modular vertikal pertama di dunia yang mampu menggabungkan kebutuhan transportasi penumpang dan logistik dalam satu sistem.

Melansir dari tvonenews, Isuzu Motors Limited kembali mencuri perhatian dunia otomotif dengan menghadirkan Vertical Core Cycle Concept (VCCC) di Japan Mobility Show (JMS) 2025.

img_title Donald Trump Disoraki dan Dicemooh di Final Piala Dunia 2026, Reaksi Penonton Pecah Saat Wajahnya Muncul di Layar Stadio

Kendaraan ini menjadi penampilan perdana secara global dan dirancang sebagai solusi transportasi masa depan yang fleksibel, efisien, dan ramah lingkungan.

Menurut Division Head of Business Strategy PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Rian Erlangga, VCCC lahir dari kebutuhan transportasi modern yang menuntut kendaraan mampu mengangkut penumpang sekaligus logistik dalam satu unit. “Konsep ini menawarkan modularitas tinggi dengan desain rangka vertikal yang bisa disesuaikan untuk berbagai kebutuhan,” ujarnya.

img_title Rekonstruksi Pembunuhan Kepala Dusun di Purbalingga Digelar, Tersangka SW Jalani 21 Adegan di Lokasi Buatan

Berbeda dari kendaraan konvensional yang menggunakan kerangka horizontal, VCCC mengadopsi struktur Vertical Core yang memungkinkan fleksibilitas formasi kendaraan.

Pada bagian belakangnya, terdapat modul kotak yang dapat dilepas-pasang, baik untuk membawa penumpang maupun barang.

Artinya, satu kendaraan dapat melayani berbagai skenario transportasi tanpa mengganti unit.

Tak hanya dari segi desain, VCCC juga dibekali teknologi otonom dengan sensor terintegrasi di seluruh bagian bodi kendaraan.

Teknologi ini membuat setiap modul mampu bergerak secara independen menuju tujuan masing-masing tanpa sopir.

Untuk mendukung operasionalnya, VCCC menggunakan sistem elektrifikasi ramah lingkungan yang mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Inovasi ini sekaligus menjadi langkah konkret Isuzu dalam mendukung tercapainya netralitas karbon dan menciptakan lingkungan transportasi yang bersih serta berkelanjutan.