Pagi Menggembala, Sore Tak Pulang: Kakek Asal Purbalingga Ini Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Tersambar Petir

Kakek Penggembala Bebek Tewas Mengenaskan Diduga Tersambar Petir
Sumber :
  • Dok. Humas Polres Purbalingga

VIVA, BanyumasMusibah tragis terjadi di wilayah Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Rumah Mie Eyang Heri Wirasana! Mie Ayam Berwarna Unik dan Spesial yang Bikin Nostalgia di Purbalingga

Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Banjarsari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga pada Kamis (3/4/2025) sore.

Korban diduga meninggal dunia akibat tersambar petir saat tengah menggembala bebek di tengah hujan deras.

Kapolsek Bobotsari AKP Sarno Ujianto mengonfirmasi bahwa korban adalah KS (72), warga RT 2 RW 3 Desa Banjarsari.

Serunya Wisata Edukasi Berbagai Wahana Interaktif di Sanggaluri Park Purbalingga: Destinasi Keluarga Wajib Dikunjungi!

Ia dikenal sebagai penggembala bebek yang setiap hari menggiring bebek miliknya ke sawah.

“Korban ditemukan pihak keluarga dalam keadaan tergelak di sawah dengan sejumlah luka bakar pada tubuhnya,” ungkap Kapolsek AKP Sarno Ujianto dikutip dari KBRN pada Jumat (4/4/2025).

Informasi dari saksi bernama Turiman (43), korban biasanya pulang ke rumah pada pukul 16.00 WIB.

Namun pada hari kejadian, hingga pukul 16.30 WIB korban belum juga kembali.

Gunung Beser Purbalingga: Spot Pendakian Gratis dengan Pesona Alam Asri dan Udara Sejuk di Desa Jingkang

Melihat kondisi cuaca yang saat itu diguyur hujan deras disertai petir, keluarga bersama warga sekitar memutuskan untuk mencari korban.

“Saksi mencari korban bersama sejumlah warga lain di area persawahan. Korban akhirnya ditemukan namun dalam kondisi sudah meninggal dunia,” lanjut Kapolsek.

Setelah laporan diterima, petugas dari Polsek Bobotsari langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bersama tim medis, mereka memeriksa jenazah korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun terdapat luka bakar di bagian kepala, dada, dan perut. Caping milik korban juga ditemukan dalam kondisi seperti terbakar.

“Diduga korban meninggal dunia akibat tersambar petir. Tidak ditemukan tanda kekerasan yang mengarah tindak pidana,” tegas Kapolsek Sarno.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Halaman Selanjutnya
img_title