Terungkap! Motif Pria Inisial TS Tega Habisi Nyawa Wanita di Kos Tegal Timur

Ilustrasi Polisi amankan TKP pembunuhan kos di Tegal Timur
Sumber :
  • pexel @cottonbro

Wanita bernama Sumiati tewas ditikam di kos Tegal Timur. Pelaku berinisial TS berhasil ditangkap polisi. Motif masih didalami, jenazah korban diautopsi

Identitas 7 Polisi Brimob yang Lindas Ojol Affan Kurniawan di Jakarta Terungkap

Viva, Banyumas - Peristiwa tragis mengguncang warga Kota Tegal setelah seorang wanita muda bernama Sumiati alias Okta (25), ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumah kosnya di Jalan Brantas, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Rabu (27/08/2025) petang. Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan brutal yang terjadi di wilayah Jawa Tengah.

Korban yang merupakan warga Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, diketahui mengalami luka tusukan di bagian leher dan dada. Dari informasi di lapangan, Sumiati sempat berlari keluar kos untuk meminta pertolongan.

Misteri Jenazah Perempuan Dicor Beton di Sumur Lombok Barat Terungkap, Dugaan Motif Asmara Mencuat

Namun, akibat luka yang cukup parah, nyawanya tidak terselamatkan. Dikutip dari laman tvonenews, Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

Tidak lama berselang, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial TS, warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, yang diduga kuat sebagai pelaku. Ia ditangkap di dalam kamar kos korban bersama barang bukti berupa sebilah pisau dapur yang diduga dipakai untuk menghabisi nyawa Sumiati.

Babak Baru! Motif Pelaku Penculikan Berujung Pembunuhan Kepala Cabang Bank

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Eko Setiabudi, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Menurutnya, jenazah korban kini disemayamkan di RSUD Kardinah Kota Tegal untuk dilakukan autopsi oleh tim Dokkes Polda Jateng.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman motif pelaku dengan memintai keterangan dari tersangka maupun saksi.

Dari dugaan awal, TS diduga memiliki hubungan dekat dengan korban. Konflik pribadi yang berujung pada pertengkaran hebat diyakini menjadi pemicu terjadinya aksi nekat tersebut.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan secara resmi dan masih menunggu hasil pemeriksaan mendalam. Kasus pembunuhan ini menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kekerasan di lingkungan sekitar, khususnya di area rumah kos yang seringkali minim pengawasan.

Warga diminta aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa. Hingga kini, penyidik Polres Tegal Kota terus berupaya mengungkap motif sebenarnya di balik peristiwa mengenaskan tersebut.

Publik berharap aparat dapat menuntaskan kasus ini secara transparan, sehingga keluarga korban memperoleh keadilan penuh. Dengan adanya kasus ini, keamanan dan kenyamanan warga Kota Tegal kembali menjadi perhatian utama.

Polisi berkomitmen meningkatkan patroli serta memperketat pengawasan di kawasan rawan kriminalitas. Tragedi ini diharapkan menjadi pembelajaran penting agar masyarakat lebih peduli dan sigap terhadap potensi ancaman di sekitar lingkungan tempat tinggal