Kandang Kambing di Purbalingga Terbakar, 3 Ekor Ternak Mati Mengenaskan, Kerugian Ditaksir Capai Rp10 Juta
- Polres Purbalingga
Purbalingga, VIVA Banyumas – Kebakaran kandang kambing di Bojongsari, Purbalingga, diduga dipicu bakar sampah hingga menyebabkan tiga kambing mati dan kerugian mencapai Rp10 juta.
Kebakaran menghanguskan sebuah kandang kambing di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin malam, 10 Agustus 2026. Tiga ekor kambing milik warga mati setelah terjebak di dalam kandang yang dilalap api.
Kandang tersebut diketahui milik Paimin (55), warga RT 02 RW 07, Desa Bojongsari. Bangunan berukuran sekitar 4 x 2,5 meter itu berada di area kebun, sekitar 100 meter dari rumah pemilik.
Kapolsek Bojongsari Iptu Sapto Wijiono mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik kandang mengalami kerugian karena bangunan dan tiga ekor kambing miliknya tidak berhasil diselamatkan.
"Api membakar kandang hingga menyebabkan tiga kambing mati. Tidak ada korban manusia dalam kejadian ini, tetapi pemilik mengalami kerugian materi," ujar Sapto dalam keterangannya, dikutip Rabu (12/8/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 18.25 WIB. Saat itu, kandang yang berada cukup jauh dari permukiman sudah dalam kondisi terbakar.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Bojongsari. Petugas pemadam kebakaran turut dikerahkan untuk mencegah api meluas ke area sekitar kandang.
Satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan penanganan. Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 19.15 WIB.
Dari pemeriksaan awal dan keterangan yang dihimpun petugas, kebakaran diduga bermula dari aktivitas warga yang membakar sampah di sekitar kandang.
Api yang berada di dekat bangunan kemudian diduga merembet hingga mengenai kandang yang sebagian besar terbuat dari bahan bambu.
Meski demikian, dugaan tersebut masih menjadi informasi awal dari hasil penanganan di lokasi. Tidak disebutkan adanya korban lain maupun bangunan rumah yang ikut terdampak dalam peristiwa tersebut.
"Perkiraan kerugian mencapai sekitar Rp10 juta, termasuk kerusakan kandang dan tiga ekor kambing yang terbakar," kata Sapto.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama ketika kondisi lingkungan cenderung kering.
Api dari pembakaran sampah dapat dengan cepat merambat apabila berada di dekat material mudah terbakar seperti bambu, rumput kering, atau tumpukan daun.