Dana Rp1,3 M Turun di Purbalingga, Jalan 1 Km Dikebut, RTLH Diperbaiki dan Program TMMD Janji Dongkrak Ekonomi

TMMD 2026 di Purbalingga libatkan TNI dan pemerintah bangun desa
Sumber :
  • ANTARA

Purbalingga, VIVA Banyumas – Program TMMD 2026 di Purbalingga fokus pada pembangunan jalan dan infrastruktur desa serta perbaikan RTLH guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

img_title Rekonstruksi Pembunuhan Kepala Dusun di Purbalingga Digelar, Tersangka SW Jalani 21 Adegan di Lokasi Buatan

Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pembangunan wilayah pedesaan.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh di Purbalingga.

img_title Belasan Pelajar di Purbalingga Kedapatan Nongkrong di Warung saat Jam Sekolah

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menegaskan bahwa kegiatan TMMD kali ini diarahkan pada pembangunan infrastruktur desa serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dalam upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Desa Kerangean, Kecamatan Kertanegara, ia menyampaikan bahwa total anggaran program mencapai Rp1,338 miliar.

img_title Program Magang Nasional 2026 Hadir di Purbalingga, Lulusan Perguruan Tinggi Bisa Dapat Uang Saku Setara UMK

Dana tersebut berasal dari berbagai sumber, yakni APBD Kabupaten Purbalingga sebesar Rp800 juta, APBD Provinsi Jawa Tengah Rp200 juta, serta dukungan Mabes TNI sebesar Rp338,3 juta.

Anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan jalan sepanjang 1.173 meter, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti saluran air, talud, dan gorong-gorong.

Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan sistem drainase serta memperkuat daya tahan jalan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat Purbalingga.

“Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar-wilayah, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih lancar,” katanya.

Selain pembangunan fisik, program TMMD di Purbalingga juga menyentuh aspek sosial melalui rehabilitasi 10 unit RTLH.

Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor dengan dukungan dari PMI dan Baznas, yang menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, TNI, dan lembaga sosial.

“Perbaikan RTLH ini merupakan komitmen bersama agar masyarakat dapat tinggal di rumah yang lebih layak, sehat, dan aman,” katanya.

Lebih lanjut, Dimas menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari keberlanjutan manfaatnya.

Ia mengajak masyarakat Purbalingga untuk turut aktif dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan agar dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya mengajak masyarakat untuk bergotong royong dan berkolaborasi dengan TNI agar program berjalan optimal dan hasilnya benar-benar dirasakan bersama,” kata Wabup Dimas Prasetyahani.

Halaman Selanjutnya
img_title