MoU BULOG - Banyumas Diteken! Proyek Infrastruktur Panen Dimulai, Harga Pangan dan Kesejahteraan Petani Jadi Sorotan

Banyumas dan BULOG Resmi Kerja Sama
Sumber :
  • Pemkab banyumas

VIVA Banyumas – Kerja sama Kabupaten Banyumas dan BULOG melalui MoU pembangunan infrastruktur pasca panen diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

img_title Festival dan Grebeg Suran Baturraden Diusulkan Masuk KEN 2027, DPR Sebut Banyumas Punya Potensi Wisata Kelas Nasional

Perusahaan Umum BULOG menjalin sinergi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Jakarta pada Senin (20/4/2026).

Agenda penting ini turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Bupati Banyumas dan Kepala Dinas Pertanian setempat, sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.

img_title Grebeg Suran Baturraden 2026 Jadi Magnet Wisata Banyumas, Bupati Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan Kesepakatan Bersama terkait hibah tanah yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur pasca panen milik BULOG di wilayah Banyumas.

Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengelolaan hasil pertanian yang lebih modern dan efisien di daerah.

img_title Generasi Muda Banyumas Diajak Kenali Petungan Jawa, Warisan Budaya yang Kini Kalah Populer dari Horoskop

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Sudarsono Hardjosoekarto, bersama Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Kerja sama ini menjadi pijakan penting dalam memperkuat infrastruktur pasca panen, yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing hasil pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui kolaborasi ini, BULOG akan semakin optimal dalam menyerap gabah dan beras dari petani lokal di Kabupaten Banyumas, serta mengelola cadangan pangan secara lebih terstruktur.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Banyumas berperan dalam menyediakan lahan serta menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan implementasi program berjalan lancar.

Langkah strategis ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi dalam penanganan hasil panen, menjaga kestabilan pasokan pangan, serta mengendalikan harga di pasar.

Selain itu, keberadaan infrastruktur pasca panen juga memberikan kepastian pasar bagi petani Banyumas, sehingga kesejahteraan mereka dapat meningkat secara berkelanjutan.

Penandatanganan MoU ini juga menjadi bagian dari upaya antisipatif menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian, termasuk dampak perubahan iklim dan potensi kekeringan yang diprediksi terjadi pada tahun 2026.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN pangan semakin solid dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Banyumas.