Bedah Rumah Digeber, Data Masih 60 Ribuan! Banyumas Kejar Target RTLH di Tengah Kemiskinan Tinggi

Program RTLH di Banyumas terus digenjot untuk turunkan kemiskinan
Sumber :
  • ANATARA

VIVA BanyumasProgram pemerintah di Banyumas melalui RTLH dan bantuan perumahan difokuskan untuk mengurangi kemiskinan dengan menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat.

img_title Generasi Muda Banyumas Diajak Kenali Petungan Jawa, Warisan Budaya yang Kini Kalah Populer dari Horoskop

Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus mengakselerasi penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan.

Program ini menjadi salah satu prioritas pembangunan di Banyumas karena dinilai mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, dan aman.

img_title Banyumas Salurkan Rp3,08 Miliar untuk Partai Politik, Bupati Sebut Ini Investasi Demi Perkuat Demokrasi

“Rumah tidak hanya aspek fisik sebagai tempat berlindung, tetapi juga memberikan kenyamanan mental, menjaga privasi, serta menjadi media pendidikan keluarga,” kata Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat Peluncuran Penanganan RTLH APBD Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2026 di Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Selasa.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak akan berdampak signifikan terhadap kesejahteraan warga Banyumas.

img_title KAI Daop 5 Purwokerto Hemat Listrik 20 Persen Berkat PLTS, Banyumas Dukung Transportasi Ramah Lingkungan

Selain meningkatkan kualitas hidup, keberadaan rumah yang memadai juga memperkuat ketahanan keluarga dalam jangka panjang.

Namun demikian, persoalan kemiskinan di Banyumas masih menjadi pekerjaan rumah yang serius. Berdasarkan data tahun 2025, tingkat kemiskinan di Banyumas tercatat sebesar 11,15 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Tengah yang berada di angka 9,39 persen.

“Kondisi ini menjadi alasan utama kami menjadikan program RTLH sebagai prioritas pembangunan,” katanya.

Jumlah RTLH di Banyumas yang masih tergolong tinggi membuat pemerintah daerah harus bergerak cepat dengan strategi yang terencana dan berkelanjutan.

Upaya ini tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai pihak.

Pada tahun sebelumnya, Banyumas telah menerima bantuan perbaikan rumah dari Yayasan Buddha Tzu Chi sebanyak 500 unit serta dukungan dari Astra yang membantu 165 unit rumah.

“Ke depan masih ada potensi tambahan bantuan yang sedang dibahas,” katanya.

Hingga akhir 2025, pemerintah daerah mencatat telah memperbaiki sebanyak 28.885 unit RTLH.

Capaian tersebut turut mendorong peningkatan persentase rumah layak huni di Banyumas menjadi 85,44 persen. Meski demikian, jumlah RTLH yang belum tertangani masih cukup besar.

“Data sementara masih sekitar 60 ribuan, tetapi kami optimistis setelah verifikasi jumlahnya bisa di bawah 50 ribu,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title